Ruas Jalan Nasional Lintas Sumatera Rusak Berat, Ancam Nyawa Pengendara

Salah sati titik Jalan Nasional Lintas Sumatera di Kabupaten Dharmasraya, dalam kondisi rusak berat ( roni aprianto )

PULAU PUNJUNG – Ruas Jalan Nasional Lintas Sumatera, Kabupaten Dharmasrya sepanjang lebih kurang 60 kilometer dalam kondisi rusak berat. Ada lubang dimana- mana dengan lebar dan kedalaman berpariasi. Lebar kerusakan jalan mencapai 1 hingga 2 meter dengan kedalaman 5 sampai 30 centi meter. Tidak hanya berlubang, kondisi jalan juga bergelombang. Rusak berat ini di posisi jalur kiri dari arah Kabupaten Muaro Bungo menuju Kabupaten Sijunjung.

Jika pengendara tidak hati- hati bisa bisa terperosok ke jalan berlubang, dan jatuh, ditambah lagi saat musin hujan, jalan berlobang tertutup genangan air. Pengendara kendaraan roda dua bisa berunjung lecet- lecet, patah tulang dan meninggal dunia. Sementara kendaraan roda empat bisa pecah ban. Tidak hanya menyebakan kecelakaan, jalan rusak ini juga menyebabkan macet lantaran kendaraan saling menghindari lubang.

“Kami sopir truk wajib ekstra hati- hati jika melintas dijalan nasional ini. Jika tidak, bisa pecah ban dan menabrak kendaraan lain saat menghindari jalan berlubang. Yang tak kalah pentingnya harus sabar, jangan berebut jalan dengan pengguna jalan lainnya,” cerita Suparman dan Ujang kepada TopSatu.com, Rabu (17/1/2024).

Parahnya, sambung Suparman, ketika musim hujan saat ini, badan jalan yang berlubang tertutup genangan air. Sehingga pengendara tidak melihat kalau jalan itu berlubang. Pengendara sering terkecoh dibuatnya.

“Kadang kasihan kita melihat pengendara mini bus seperti jenis sedan dan pengendara roda dua. Sering kali kita melihat mereka terperosok ke lubang jalan. Bahkan ada yang terjungkal,” terang sopir antar lintas sumatera ini.

Menurutnya, kerusakan jalan bisa disebabkan karena usia aspal yang sudah tua, muatan mobil yang melebihi tonase dan karena kultur pondasi jalan yang lunak lantaran diguyur hujan terus menerus.

” Kami selaku pengguna jalan berharap kepada pihak yang berwenang sesegera mungking memperbaiki jalan yang rusak. Kalau tidak akan banyak memakan korban kecelakan yang bisa berujung maut. Kondisi jalan rusak ini tidak hanya di wilayah Kabupaten Dharmasraya, tapi juga di kabupaten lain seperti sijunjung, Kuantan Singingi dan wilayah Provinsi Sumatera Selatan,” pungkasnya. ( roni )