RS Sadikin dan Tujuh Puskesmas di Kota Pariaman Terakreditasi Paripurna

Nazifah

Pariaman – Rumah Sakit Dr. Sadikin dan tujuh Puskesmas di Kota Pariaman telah terakreditasi paripurna. Akreditasi paripurna ini dikeluarkan Kementerian Kesehatan RI, setelah melakukan penilaian oleh Tim yang ditunjuknya.

Adapun ketujuh puskesmas tersebut, antara lain Puskesmas Pariaman, Puskesmas Marunggi, Puskesmas Kurai Taji, Puskesmas Air Santok, Puskesmas Kampung Baru Padusunan, Puskesmas Naras meraih predikat tertinggi tersebut, sedangkan Puskesmas Sikapak tinggal menunggu hasil karena survey penilaian akreditasi tersebut dimulai akhir tahun 2023 kemarin.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Nazifah, kepada Topsatu, di Pariaman, Senin (8/1).

Selain itu, Katanya, juga terdapat 16 klinik di Kota Pariaman juga menerima akreditasi Paripurna dari Kemenkes, namun dua diantaranya meraih akreditasi utama.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Nazifah mengatakan akreditasi ini dilakukan oleh Kemenkes lima tahun sekali. Sebelumnya pada tahun 2019 Kota Pariaman raih akreditasi utama yang diterima oleh Puskesmas Kampung Baru Padusunan dan Puskesmas Kurai Taji.

Nazifah menuturkan, capaian tersebut diraih atas upaya peningkatan layanan kinerja dan mutu pelayanan kesehatan di Kota Pariaman.

“Kita selalu berbenah dari aspek sarana prasarana di semua pelayanan kesehatan baik di RS maupun puskesmas dan klinik ,” ujarnya

Nazifah mengatakan, Pemko Pariaman melalui Dinas Kesehatan terus bergerak mempromosikan dan menginformasikan kesehatan kepada masyarakat melalui inovasi podcast yang dilakukan oleh Puskesmas Kurai Taji.

Ia juga menambahkan, pemerintah pusat lebih memprioritaskan lebih pelayanan dasar (preventif), sehingga kita berharap pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kota Pariaman cukup sampai puskesmas saja jangan sampai ke rumah sakit.

Lebih lanjut Nazifah mengatakan, pada tahun 2024 ini Puskesmas Ai Santok menjadi role model atau percontohan ditunjuk sebagai puskesmas yang menjadi Integrasi Layanan Primer (ILP) di Provinsi Sumatera Barat dimana penialaiannya akan dilakukan Januari hingga Februari 2024. Launching tentang ILP oleh Kemenkes ini akan dilakukan pada September 2024 mendatang.

“Kita harus menindaklanjuti hal ini, kita terus melakukan rapat persiapan menjelang penilaian besok ,” tuturnya.

Kemudian, sarana prasarana di RS dr Sadikin sedang ditingkatkan, 2024 ini akan membangun ruang operasi, Kamar Rawat Inap Terstandar (KRIS), labor kesehatan masyarakat, dimana bantuan tersebut berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2024 dari Kementerian Kesehatan. (agus)