Hadir pula dalam kegiatan itu Bupati Sutan Riska. Bupati turut larut dengan ribuan peserta alek buru babi yang datang dari berbagai daerah di Sumbar dan Jambi, saat melepas secara simbolis anjing perburuan ke tengah rawa dan hutan sekitaran Bukit Mindawa.
Kata bupati, alek buru babi memang digemari banyak orang dari berbagai kalangan. Ia juga mengaku senang, Bukit Mindawa ditunjuk sebagai lokasi alek buru babi, yang diikuti peserta dari berbagai daerah.
“Buru babi ini mempunyai dampak positif bagi kawasan pertanian, mengusir serta membasmi hama babi. Tentunya hal ini juga sangat membantu para petani kita, khususnya Dharmasraya. Dan yang tidak kalah pentingnya acara seperti ini juga dapat menjadi ajang silaturahmi anggota PORBI dari berbagai daerah,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Harian PORBI Dharmasraya, Loni Z menjelaskan, bahwa pengurus Persatuan Olahraga Buru Babi (PORBI) Kabupaten Dharmasraya resmi dikukuhkan, bertepatan juga dengan pelaksanaan alek buru babi yang rutin dilakukan setiap pekan.
“Insya Allah kedepan PORBI Dharmasraya bisa menjadi lebih baik, serta berperan aktif dalam pemberantasan hama babi. Sebab Dharmasraya banyak lahan sawit, dan karet yang rentan akan hama babi hutan,” pungkasnya. (roni )












