LUBUK BASUNG – Manager UPK PLN Bukittinggi, Feri Setiawan Efendi diwakili Manager Bagian Keuangan dan Umum, Edrian menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) berupa Pengadaan alat penampung limbah Kolam Jaring Apung (KJA) senilai Rp100 juta di Nagari Koto Malintang Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam, Senin (30/8).
Manager UPK PLN Bukittinggi, Feri Setiawan Efendi melalui Manager Bagian Keuangan dan Umum, Edrian pada penyerahan bantuan tersebut mengatakan, bantuan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) ini bertujuan untuk mengurangi limbah akibat pemakaian Kolam Jaring Apung (KJA) di perairan Danau Maninjau.
Bantuan program kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) yang diserahkan Manager UPK PLN Bukittinggi, Feri Setiawan Efendi diwakili Manager Bagian Keuangan dan Umum, Edrian melalui Wali Nagari Koto Malintang diwakili sekretaris Nagari Koto Malintang, Feri Ramadhan yang didampingi bagian lingkungan PLTA Maninjau, Basrizal dan bagian Administrasi umum, Rachmadani Yasifa PLN UPK Bukittinggi.
Dijelaskan Edrian, kegiatan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) berupa pengadaan alat penampung limbah Kolam Jaring Apung (KJA) tersebut bekerjasama dengan LPPM Universitas Bung Hata
“Tentunya semua kita berharap, agar bantuan program yang diberikan ini agar dapat bermanfaat bertujuan untuk mengurangi limbah akibat pemakaian kolam jaring apung di perairan Danau Maninjau,” harap Edrian.
Wali Nagari Koto Malintang diwakili Sekretaris Nagari Koto Malintang Kecamatan Tanjung Raya mengucapkan terima kasih kepada PLN UPK Bukittinggi yang telah memberikan bantuan serta perhatian terhadap masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL), semoga bantuan ini bermanfaat, terutama dalam mengurangi limbah akibat pemakaian Kolam Jaring Apung (KJA) di perairan Danau Maninjau. (Kasnadi)












