Budaya  

Pekan Nan Tumpah 2021, Tampilkan Tiga Pertunjukan Musik Lintas Genre

PADANG – Pekan Nan Tumpah 2021 di hari ketiga, Minggu (4/7) masih berlanjut dengan kegiatan regulernya. Tak kalah menarik dibanding hari sebelumnya, tampil tiga pertunjukan musik lintas genre.

Pertunjukan seni musik malam itu menghadirkan tiga penampil, Arif Rahman Hakim (Sukun), UA x Uyeah dan Sarabi.

Tepatnya setelah kegiatan diskusi, acara berlanjut dengan penampilan seni pertunjukan musik yang dikomandoi oleh Arif Rahman Hakim.

Salah seorang Kurator Pekan Nan Tumpah 2021, Rijal Tanmenan, menjelaskan fenomena salah duga sebagai efek yang normal dihasilkan stigma umum atas respon awal persepsi pemikiran masyarakat luas selama masa Pandemi, menyita perhatian Arif Rahman Hakim (Sukun) yang melihat salah satu akibatnya disebabkan oleh produksi kabar secara berulang-ulang ke faktual.

Hal ini mendasari komposer memandang adanya kesalahan dari dampak kejadian itu.

Berangkat dari fenomena ini pengkarya berminat mempresentasikan gejala tersebut melalui penggarapan sebuah karya seni pertunjukan musiknya dengan menghadirkan aspek tanda (semiotic).

Upaya kreatif meramu sampai pada menyajikan ide serta gagasan konseptual untuk mengekspresikan stigma (salah duga) ini, dibingkainya dengan sebuah tajuk berjudul Mistake.

Penerjemahan tersebut diungkapkannya melalui olahan bebunyian instrumen musikal, aspek visual, gerak (choreo), dan eksplorasi alat musik non-konvensional.

Proses kreatif ini diistilahkannya dengan penafsiran musikal yang menggunakan alat dawai dan alat non-konvensional serta elektronika sebagai visualisasi kemajuan.

Kemudian dialektika dihadirkan lewat gerakan yang diinginkannya untuk menjadikannya, bersamaan dengan eksplorasi tafsir konsepsi ruang yang diasosiasikannya dengan penggabungan elemen dan media seni lainnya (representasi visual).

Usai seni pertunjukan musik yang dihadirkan oleh Arif Rahman Hakim, langsung dilanjutkan dengan seni pertunjukan musik oleh UA x Uyeah. UA x Uyeah adalah pertunjukan kolaborasi antara UA atau Uda Afdan yang berfokus pada musik-musik EDM dan Uyeah, sebuah band yang terbentuk ketika mengikuti ajang festival band di Sumatera Barat.

UA x Uyeah sejak tahun 2018 berkolaborasi menggabungkan musik EDM dengan lagu-lagu Minang yang membuat mereka punya ciri khasnya sendiri dan dikenal luas oleh dunia musik khususnya di Sumatera Barat.

Di penghujung acara hari ketiga, Sarabi mengambil peran untuk menampilkan seni pertunjukan musik tradisional yang bertempat di pelataran parkiran depan Taman Budaya Sumatera Barat. Sarabi merupakan akronim dari Saluang Rabab Berinteraksi yang digawangi oleh Mak Hasanawi, seniman musik tradisional yang sudah dikenal luas di dunia musik Sumatera Barat. (Wahyu)