Pegadaian Sigap Salurkan Bantuan Kemanusiaan, Dukung Pemulihan Korban Banjir Bandang di Sumatera Barat

 

PADANG — Provinsi Sumatera Barat kembali dilanda musibah banjir bandang berintensitas tinggi yang terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Kota Padang, Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi, dan Kota Padang Panjang, sejak Kamis (27/11/2025).

Kondisi ini menyebabkan dampak yang meluas, diperparah oleh cuaca buruk yang masih berlangsung.

Sebagai wujud nyata dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan, PT Pegadaian bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk meringankan beban korban bencana di Sumatera Barat. Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dan terstruktur sejak tanggal 26 November hingga 4 Desember 2025, menjangkau berbagai posko penanganan resmi dan titik terdampak di lima wilayah utama.

Penyaluran Bantuan Bertahap dan Tepat Sasaran

Tahap Awal (26 – 28 November 2025): Fokus Kebutuhan Pokok Penyaluran awal pada 26–27 November 2025 difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar cepat saji. Bantuan ini diserahkan melalui BPBD Provinsi Sumatera Barat dan Posko BPBD Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam, berupa mie instan, Pop Mie, gula, kopi, teh, biskuit, Energen, telur, dan air mineral kemasan. Bantuan serupa kembali didistribusikan pada 28 November 2025 kepada Posko Bencana Koto Panjang, Posko Rufaida Humanity Care, dan Posko Bencana Solok untuk memperkuat stok logistik.

Tahap Lanjutan (2 Desember 2025): Kebutuhan Sandang dan Pangan Pengungsi Pada 2 Desember 2025, Pegadaian menyalurkan bantuan tambahan yang lebih spesifik untuk para pengungsi. Bantuan yang mencakup kebutuhan sandang dan pangan diserahkan kepada BPBD Bukittinggi, BPBD Padang Panjang, dan BPBD Agam. Jenis bantuan meliputi sandal, selimut, pakaian dalam, pembalut, pampers, handuk, minyak goreng, beras, mie instan, dan air mineral, yang sangat vital untuk menunjang kehidupan masyarakat yang terdampak parah akibat curah hujan ekstrem.

Baca Juga  Asrama Putri Pondok Pesantren Ar Risalah Padang Terbakar

Kolaborasi Internal Melalui Program SPI Peduli

Pegadaian juga mengoptimalkan koordinasi internal melalui kontribusi dari Divisi Satuan Pengawasan Intern (SPI) lewat program SPI Peduli. Bantuan ini diserahkan pada Rabu, 3 Desember 2025, di BPBD Provinsi Sumatera Barat. Kepala Satuan Pengawasan Intern PT Pegadaian, Bapak M. Ariyadi Purwanto, diwakili oleh Ketua Tim KDP Padang II, Bapak Yuliwarman. Keterlibatan SPI memastikan proses penyaluran bantuan dilakukan dengan cepat, tepat, dan sesuai dengan prioritas kebutuhan masyarakat di lapangan.

Dukungan Pemulihan Pasca Bencana
Rangkaian penyaluran bantuan Pegadaian ditutup pada 4 Desember 2025 dengan fokus pada dukungan proses pembersihan dan pemulihan infrastruktur. Bantuan peralatan kerja dan kebersihan diserahkan kepada Pemerintah Kota Padang di Posko Bantuan Utama Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang. Bantuan diserahkan oleh Pegadaian Area Padang dan diterima langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran.

Adapun bantuan yang diserahkan meliputi:

Peralatan Berat/Kebersihan: 35 cangkul, 35 sekop besi, 2 gerobak, 3 lusin kain pel, 5 lusin ember, 5 lusin sapu, 3 lusin sikat karet.

Baca Juga  RAPI Agam Bergabung dalam Pencarian Rio

Bahan Pembersih & Pokok: 55 dus minyak goreng, 4 dus Mama Lemon, 10 lusin Soklin, dan 10 dus sabun pembersih.

Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat proses pembersihan wilayah dan pemulihan sarana umum sehingga masyarakat dapat segera beraktivitas normal.

Komitmen Kehadiran dan Pemulihan Jangka Panjang

Pemimpin PT Pegadaian Kanwil II Pekanbaru menegaskan bahwa rangkaian bantuan ini adalah wujud nyata komitmen Pegadaian dalam menjalankan peran sosialnya. “Pegadaian berupaya hadir secara cepat dan tepat dalam setiap situasi darurat. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat yang terdampak serta membantu mempercepat proses pemulihan di wilayah Sumatera Barat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pegadaian berencana untuk turut andil dalam proses pemulihan pasca bencana di beberapa titik lokasi terdampak, memastikan masyarakat dapat beraktivitas seperti sedia kala.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) serta SPI Peduli, Pegadaian terus memperkuat kontribusi sosialnya di berbagai daerah di Indonesia, membuktikan bahwa kehadirannya tidak hanya fokus pada layanan keuangan, tetapi juga memberikan dampak positif yang besar bagi masyarakat, terutama saat mereka membutuhkan dukungan paling besar.

Apakah Anda ingin saya membuat versi ringkasan yang lebih padat dari narasi ini?