Padang  

PDI Perjuangan Bantu Sarana Pendukung Normal Baru ke Kelurahan di Padang

BANTUAN - Anggota DPRD Padang Wismar Panjaitan yang juga kader PDI Perjuangan menyalurkan bantuan Ketua PDI Perjuangan Padang Albert Hendra Lukman berupa prasarana pelaksanaan normal baru ke kelurahan.(ist)

PADANG – Ketua PDI Perjuangan Kota Padang, Albert Hendra Lukman sebarkan bantuan berupa sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman (TNB-PA) Covid19 di Kota Padang.

Bantuan dari Albert yang juga Ketua Fraksi PDIP DPRD Sumbar itu berupa masker, sepatu boot, alat penyemprot, disinfektan dan thermograf.

“Kita sengaja memilih kelurahan sebagai titik penyerahan bantuan. Karena, kelurahan merupakan ujung tombak layanan publik. Kita tak ingin, aparatur kelurahan diliputi rasa cemas tertular Coronavirus Disease 2019 (Covid19), saat melayani masyarakat dengan beragam kebutuhannya,” ungkap Albert dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (16/6).

Dikatakan Albert, bantuan ini diserahkan langsung anggota DPRD Padang dari PDI Perjuangan serta kader lainnya, sepanjang Senin sampai Rabu (8-10/6) lalu.

“Layanan publik harus tetap optimal diberikan aparatur pemerintah pada masyarakat. Untuk itu, semua pihak harus dipastikan dalam kondisi aman agar produktifitas masyarakat terus menggeliat,” terangnya.

Titik bantuan dari Albert Hendra Lukman itu yakni Lurah Jati Baru, Lurah Sawahan, Lurah Parak Gadang, Lurah Kubu Dalam Parak Karakah dan Lurah Jati di Kecamatan Padang Timur.

Kemudian, Lurah Batuang Taba, Lurah Kampung Baru Nan XX (kecamatan Lubeg) serta Lurah Aie Pacah, Lurah Dadok Tunggul Itam, Lurah Bungo Pasang (kecamatan Koto Tangah).

Selanjutnya, Lurah Ulak Karang dan Lurah Ulak Karang Selatan (kecamatan Padang Utara) serta Lurah Pasar Ambacang dan Lurah Lolo (kecamatan Kuranji). Lalu, Lurah Batu Gadang (kecamatan Luki), Lurah Parak Rumbio (Padang Barat) dan lainnya.

“Sebanyak 100 kotak masker dibagikan berikut sepatu boot (100 pasang), alat penyemprot (20 buah), disenfektan (20 galon) dan thermograf (11 buah). Kita bagikan sesuai tingkat kebutuhan di titik distribusi,” ungkap Albert. (rls/benk)