PULAU PUNJUNG – Edukasi dan imbauan Bupati Sutan Riska dan pihak terkait lainnya soal pentingnya vaksinasi diterima masyarakat dengan baik. Buktinya, ribuan masyarakat yang tersebar di 52 nagari, 11 kecamatan dan 14 puskesmas yang ada di Dharmasraya sangat antusias mengikuti program vaksinasi Covid-19 tersebut.
Dari awal vaksinasi Covid-19 ini dicanangkan dan diluncurkan pada 1 Februari 2021 lalu, hingga saat ini program vaksinasi terbilang sukses. Dari tahap pertama, kedua dan ketiga, hingga Selasa (6/7/2021) catatan sementara jumlah masyarakat yang telah menerima vaksin lebih kurang 18 ribu jiwa dari target 29 ribu sasaran.
Bupati meapresiasi atas semangat masyarakat menerima vaksinasi.
Kata bupati, vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu upaya pemerintah Indonesia dalam menangani masalah Covid-19. Vaksinasi Covid-19 bertujuan untuk menciptakan herd immunity atau kekebalan kelompok agar masyarakat menjadi lebih produktif dalam menjalankan aktivitas sehari- hari.
” Vaksin Covid-19 yang digunakan terjamin aman, berkualitas dan halal. Dalam cacatan pemerintah sementara jumlah masyarakat yang telah menerima vaksin 18 ribu jiwa dari target 29 ribu sasaran, dan jumlah ini akan terus bertambah mengingat atusias masyarakat,” ungkap bupati ketika meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di sejumlah nagari di wilayah Kecamatan Tiumang, Selasa (6/7/2021).
Lanjut bupati, bagi masyarakat yang saat ini mengikuti vaksinasi sangat beruntung karena diberikan secara gratis. Apabila diuangkan nilainya Rp500 ribu sekali suntik, dua kali suntik Rp 1 juta.
Sementara itu, Ismawitri (56 ) dan Elfirosnita ( 51) mengaku senang atas pemberian vaksin gratis tersebut. Harapannya, ketika semua masyarakat bisa mendapatkan vaksin, maka penularan covid-19 bisa ditekan. Ujungnya, perekonomian pun kembali berjalan.
” Kami sangat bersedia menerima vaksin, lebih cepat lebih baik agar ekonomi kembali pulih dan sekolah tatap muka kembali berjalan seperti semula sebelum pandemi,” ungkap Elfirosnita yang bertugas sebagai guru disalah satu sekolah di Dharmasraya disela- sela menunggu panggilan vaksinasi, Selasa ( 6/7/2021).
Kemudian penerima vaksin lainnya, Budiyanto (42) berucap syukur karena vaksin covid-19 diberikan tanpa dipungut biaya. Menurutnya, hal tersebut bisa meringankan beban ekonominya di tengah tekanan pandemi covid-19 ini.
“Vaksinasi gratis meringankan ekonomi masyarakat, karena daripada buat beli obat, uangnya bisa digunakan untuk kebutuhan lain,” katanya.
Lanjut Budiyanto, semangat masyarakat mengikuti vaksin merupakan sebuah doa dengan harapan pandemi Covid-19 ini cepat berlalu.
“Bupati dan wakil bupati beserta jajaran sudah membuktikan vaksin Covid-19 aman. Kami sebagai masyarakat awam tentunya mengikuti pimpinan,” pungkasnya. (roni)












