Pariaman – Dari tiga Pelajar SD yang hanyut terseret arus Sungai Batang Nareh di Korong Lembak Pasang, Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, Padang Pariaman pada hari Kamis (27/8), dua orang ditemukan meninggal dunia dan satu orang selamat. Terakhir ditemukan adalah Aina Talita Zahra, 10, pada hari Jumat (28/8) sekira pukul 11.30 WIB oleh anggota BPBD Padang Pariaman, Satpol airud Polres Pariaman, Polsek Sungai Limau, PMI dan masyarakat setempat.
Demikian dikatakan Kepala BPBD Padang Pariaman, Emri Nurman ketika dihubungi, Jum’at (28/8). Ketiga pelajar ini adalah warga Korong Lembak Pasang, Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman.
Kepala BPBD Padang Pariaman, Emri Nurman menjelaskan, korban Aina Talita Zahra telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, hanya berjarak sekitar 100 meter dari lokasi. Ia hanyut bersama dua temannya.
Sedangkan, Muhammad Vikri Oktaviando, 8 tahun ditemukan meninggal dunia, satu jam setelah dinyatakan hanyut. Nesa Laila, 10, selamat dalam peristiwa ini.
Sementara itu, Kapolsek Sungai Limau AKP. Muzakar, SH menambahkan ketika mandi tersebut, mereka berjumlah tujuh orang. Mula- mula mereka mandi ditepi sungai atau di tempat yang air dangkal. Namun tiga orang ini bergeser agak ketengah sungai. Ternyata mereka tidak mampu berenang, sehingga terseret arus air.
Melihat tiga orang terseret arus sungai, empat orang temannya yang mandi di tepi sungai berteriak minta tolong. Teriakan temannya ini di dengar oleh Mardanus, 65. dan langsung memberikan pertolongan. Nasib baik bagi Nesa Laila, Ia berhasil diselamatkan. Sedangkan Fikri satu jam setelah terseret arus sungai ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh anggota BPBD dan masyarakat setempat. (agus)












