PADANG– Senyum haru dan rasa syukur terpancar dari wajah sejumlah warga kurang mampu di Sumatera Barat.
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Garda Wanita (Garnita) Malahayati Partai NasDem tingkat Provinsi Sumatera Barat tidak sekadar diisi tumpengan, melainkan dirangkaikan dengan aksi sosial nyata berupa penyerahan bantuan kursi roda bagi masyarakat yang membutuhkan, Selasa (21/7/2026).
Peringatan sederhana namun sarat makna yang mengusung semangat Garnita Peduli ini digelar secara serentak di seluruh Indonesia. Pengurus Garnita Malahayati Sumbar turut tersambung secara virtual melalui zoom meeting bersama Pengurus Pusat dan kader se-Indonesia.
Dalam pengarahannya, Ketua Umum Garnita Malahayati Partai NasDem, Andina Thresia Narang, menegaskan bahwa tolok ukur kebesaran organisasi bukan terletak pada kemegahan acara, melainkan pada besarnya dampak dan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat bawah.
“Kekuatan organisasi tidak hanya diukur dari jumlah anggotanya, tetapi seberapa besar manfaat yang mampu dihadirkan. Kami ingin membuktikan Garnita Malahayati dapat dirasakan hingga ke desa-desa dan pelosok. Ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk terus mengabdi, bergotong royong, dan menghadirkan perubahan,” tegas Andina.
Ia juga memaparkan program strategis skala nasional, salah satunya gerakan restorasi terhadap 1.500 sekolah guna memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan fasilitas belajar yang aman dan layak.
Wajah Haru Penerima Bantuan di Sumbar
Di Sumatera Barat, semangat kepedulian tersebut diwujudkan secara konkret melalui penyaluran bantuan kursi roda dari Anggota DPR RI Dapil Sumbar, Lisda Hendrajoni. Penyerahan bantuan ini menjadi penawar dahaga bagi keluarga miskin yang bertahun-tahun merawat anggota keluarganya dalam kondisi lumpuh dan sakit kronis.
Salah satu momen paling menyentuh terpancar saat bantuan diserahkan kepada keluarga Satria Nur Alfathih (12). Bocah malang ini didiagnosis menderita epilepsi dan mengalami kejang sejak usianya masih 2 tahun. Hingga saat ini, Satria masih rutin menjalani kontrol medis dengan dr. Rahmi di RSUP Dr. M. Djamil Padang di tengah kondisi ekonomi keluarganya yang sangat memprihatinkan.
Nenek Satria, Nurhayati, tak sanggup menahan rasa harunya usai menerima kursi roda untuk sang cucu yang telah mengalami kelumpuhan sejak lahir tersebut.
“Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih atas bantuan kursi roda ini. Aspirasi ini awalnya saya sampaikan melalui Bapak H. Irwan Zuldani, S.E., M.M., Anggota DPRD Provinsi Sumbar dari Fraksi NasDem, lalu diteruskan kepada Ibu Lisda Hendrajoni. Bantuan ini sangat-sangat bermanfaat untuk aktivitas cucu saya sehari-hari,” ungkap Nurhayati dengan mata berkaca-kaca.
Tak hanya untuk Satria, kebahagiaan serupa juga dirasakan oleh Junaedi Darwis (52), warga yang berdomisili di Jalan Sungai Lareh. Junaedi diketahui telah menderita kelumpuhan sejak tahun 2015 silam. Dengan kondisi ekonomi keluarga yang serba terbatas, bantuan kursi roda dari Lisda Hendrajoni ini bagaikan impian yang akhirnya terwujud setelah bertahun-tahun tertunda.
Jajaran Pengurus Garnita Malahayati Sumatera Barat berharap momentum HUT ke-15 ini dapat terus memperkuat komitmen seluruh kader di ranah Minang untuk konsisten hadir, mendengar, dan memberi solusi nyata atas kesulitan yang dialami oleh masyarakat rentan.












