Ketua TP-PKK Kota Pariaman Buka Kegiatan Expo Sehat

Ketua TP-PKK Kota Pariaman Ny. Lucyanel Genius(ist)

PARIAMAN – Ketua TP-PKK Kota Pariaman Ny. Lucyanel Genius, didampingi oleh Wakil Ketua II TP-PKK Kota Pariaman Ny. Yosneli Balad, membuka secara resmi kegiatan Expo Sehat yang digelar selama dua hari oleh Puskesmas Kuraitaji, 5 s/d 6 Juli 2022, sekaligus launching Inovasi Kawat Ketan Puskesmas Kuraitaji, bertempat di Halaman Kantor Camat Pariaman Selatan, Selasa (5/7/2022).

Dalam kegiatan expo sehat ini, juga dilaksanakan Sarasehan UPTD Puskesmas Kuraitaji oleh Dinas Kesehatan Kota Pariaman dengan tema “Pembudayaan PHBS Melalui Expo Sehat Puskesmas Kuraitaji Dalam Rangka Germas Menuju Zero Stunting”, dengan salah satu Narasumbernya adalah Ny. Lucyanel Genius.

Ny.Lucyanel Genius sangat mengapresiasi sekali inovasi Kawal Ketat Status Gizi Kelompok Rentan (Kawat Ketan) yang dibuat oleh Puskesmas Kuraitaji, dalam rangka melakukan percepatan penurunan stunting di wilayah kerja Puskesmas Kuraitaji Kecamatan Pariaman Selatan.

Kawat Ketan adalah suatu kegiatan yang terintegrasi, terkoordinir, dan tersistem secara terpadu, dalam rangka pemantauan dan penatalaksanaan status gizi balita, ibu hamil, ibu nifas, ibu menyusui dan remaja putri, yang merupakan salah satu langkah dalam percepatan penurunan stunting.

Oleh karena itu, katanya, melalui momentum kegiatan expo sehat ini, merupakan salah satu kegiatan inovasi Puskesmas Kuraitaji dalam rangka Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang perlu digaungkan, dan merupakan wujud konkrit dari Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat yang diwakili oleh Kabid, Kesmas Yuni Andra menyebutkan dengan pengawalan ketat oleh petugas kesehatan dan puskesmas, Kawat Ketan ini merupakan inovasi yang sangat baik dan sangat cocok untuk penanganan stunting khususnya di Kota Pariaman, dan yang lebih khusus lagi adalah wilayah Puskesmas Kuraitaji.

“Selain mengatasi stunting kita juga harus bisa membudayakan masyarakat hidup sehat, dengan menggerakkan masyarakat hidup sehat, karena persoalan kita hari ini adalah, masih adanya penyakit-penyakit degenerative, yang membuat para usia produktif menjadi tidak produktif lagi, dan itu semua harus ditanggulangi dengan membudayakan gerakkan masyarakat hidup sehat tersebut”, ungkapnya.(agus)