Kapolda Riau Pimpin Evakuasi Truk Terjun ke Sungai, 6 Tewas, 9 Masih Hilang

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v80), quality = 80?

PELALAWAN – Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal, turun langsung memimpin proses evakuasi dan pencarian korban kecelakaan tragis yang terjadi di Sungai Langham, Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Kecelakaan ini melibatkan truk Colt Diesel milik PT Empat Ras Bersaudara (ERB) yang mengangkut 32 penumpang, termasuk ibu-ibu dan anak-anak.

Peristiwa nahas ini terjadi pada Sabtu (22/2) sekitar pukul 11.00 WIB.

Truk yang dikemudikan oleh Maranata Zendatu (33) melaju dari arah timur ke barat di Jalan Poros PT Nusa Wana Raya (NWR).

Saat melintasi jembatan dengan kondisi jalan berbatu dan berdebu, kendaraan tiba-tiba oleng ke kanan, menabrak pagar besi pembatas jembatan, lalu terjun ke sungai dengan kedalaman sekitar 8 meter.

Kapolda Riau bersama tim gabungan yang terdiri dari Brimob, Dit Polairud, Dit Samapta, Ditlantas, Polres Pelalawan, Kodim, BNPB Provinsi dan Kabupaten, serta Basarnas, langsung bergerak melakukan pencarian korban.

Truk berhasil dievakuasi dari dasar sungai, tetapi tidak ditemukan jenazah di dalam baknya.

Baca Juga  Kejati Sumbar Mulai Sidik Dugaan Korupsi Pembangunan Dermaga Bajau Mentawai

“Hari ini kami menemukan dua jenazah tak jauh dari lokasi jatuhnya truk. Korban pertama, seorang perempuan, ditemukan sekitar pukul 09.50 WIB dalam jarak 20 meter dari jembatan. Sementara seorang anak ditemukan pukul 11.15 WIB, sekitar 1 kilometer dari lokasi kecelakaan,” ungkap Iqbal, Minggu (23/2).

Hingga saat ini, dari total 32 penumpang, 17 orang berhasil selamat dan mendapatkan perawatan di klinik PT NWR. Enam orang dinyatakan meninggal dunia, termasuk sopir truk yang ditemukan di dalam kabin.

Sementara itu, sembilan penumpang lainnya masih dalam pencarian.

Pihak kepolisian menduga kecelakaan ini terjadi akibat kelalaian pengemudi yang tidak memperhatikan kondisi jalan. Faktor lain yang diduga berkontribusi adalah kondisi jalan yang berbatu dan berdebu, serta minimnya rambu-rambu keselamatan di sekitar lokasi.

Tim dari Subdit Gakkum Ditlantas Polda Riau dan Satreskrim Polres Pelalawan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki kemungkinan adanya unsur kelalaian atau pelanggaran hukum dalam insiden ini.

Baca Juga  Rumah dan Kontrakan di Ganting Parak Gadang Padang Terbakar

Identitas korban dan saksi-saksi telah dicatat untuk mendukung proses investigasi lebih lanjut.

Operasi pencarian korban terus dilakukan dengan mengerahkan berbagai peralatan dan tenaga ahli. Kapolres Pelalawan, AKBP Afrizal Asri, serta Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas II Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, turut terjun langsung dalam operasi ini.

“Fokus utama kami saat ini adalah menemukan korban yang masih hilang. Kami akan terus melakukan pencarian dengan segala upaya yang ada,” tegas Iqbal.

Hingga pukul 21.00 WIB, tim SAR berhasil mengevakuasi satu korban dari dalam kabin truk di dasar sungai. Korban langsung dibawa ke klinik PT NWR untuk mendapatkan penanganan medis.

Tragedi ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan berkendara di jalur-jalur perusahaan yang sering kali kurang mendapat perhatian dalam aspek infrastruktur dan rambu-rambu lalu lintas.

Pihak berwenang berjanji akan menindaklanjuti kejadian ini agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.(*)