Kandang Ayam Petelur di Pasaman Barat Dilalap Si Jago Merah

SIMPANG AMPEK – Kebakaran melanda kandang ayam petelur di Padang Bintungan, Nagari Bandua Balai, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Sabtu (11/4) dini hari. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.19 WIB. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, api yang dengan cepat membesar menyebabkan sebagian besar bangunan kandang beserta isinya hangus terbakar.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Pasaman Barat, Handoko Lubis, menyampaikan laporan kebakaran diterima pihaknya pada pukul 00.19 WIB.

Baca Juga  Jadi Korban Tabrak Lari, ODGJ di Pasbar Meninggal Dunia

“Setelah menerima laporan, tim langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian pada pukul 00.20 WIB untuk melakukan upaya pemadaman,” ujarnya pada Minggu (12/4).

Ia menjelaskan, proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih dua jam. Petugas akhirnya berhasil mengendalikan api dan menyelesaikan penanganan sekitar pukul 02.20 WIB.

Kandang ayam petelur tersebut diketahui milik seorang pengusaha Zamzami. Saat kejadian, api sudah dalam kondisi membesar sehingga mempercepat proses perambatan ke seluruh bagian kandang.

Berdasarkan hasil sementara, kebakaran diduga berasal dari percikan api tungku yang digunakan untuk mencetak kertas telur. Percikan tersebut kemudian menyambar tumpukan kertas telur yang mudah terbakar.

Baca Juga  Maju di Pilkada Pasaman Barat, Fetris Oktri Hardi Mendaftar ke Partai Demokrat

Api dengan cepat merambat karena banyaknya material mudah terbakar di dalam kandang, sehingga menyulitkan proses pemadaman pada tahap awal.

Di lokasi Petugas Damkar melakukan tindakan pemadaman dan pendinginan pada objek yang terbakar guna mencegah api kembali menyala. Dalam upaya penanganan, dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, masing-masing dari Posko Simpang Empat dan Posko Kinali.

Ia mengimbau agar masyarakat, dan pengusaha ataupun perusahaan selalu waspada dalam melakukan aktivitasnya, agar terhindar dari bahaya kebakaran. (fat)