Ini Alasan Mantan Jubir KPK Menjadi Kuasa Hukum Sutan Riska

Febri Diansyah dan Donal Fariz selaku Kuasa hukum pasangan Calon Bupati Kabupaten Dharmasraya Periode 2021-2025, Sutan Riska Tuanku Kerajaan dan Dasril Panin Dt Labuan saat diwawancara awak media. ( roni aprianto)

PULAU PUNJUNG – Berbagai pertanyaan muncul di tengah- tengah masyarakat pada awal kemunculan mantan Juru Bicara KPK RI, Febri Diansyah dan Aktivis Anti Korupsi, Donal Fariz, di Kabupaten Dharmasraya. Ditambah lagi, duo anak muda ini dinobatkan menjadi kuasa hukum duet Paslon 02, Sutan Riska Tuanku Kerajaan dan Dasril Panin Dt Labuan.

Menjawab pertanyaan masyarakat ini, Donal Fariz dan Febri Diansyah kepada Topsatu.com baru- baru ini mengatakan, kedatangan mereka ke Dharmasraya plus menjadi kuasa hukum Sutan Riska lantaran profilenya cocok dengan proyeksi jangka panjang untuk membangun Dharmasraya yang bersih.

Pihaknya juga melihat dari capaian- capaian kerja, visi dan misi serta rekam jejak Sutan Riska selama lima tahun belakangan ini. Pihaknya menilai Dharmasraya memiliki rekan jejak yang sangat baik dalam menjalani pemerintahan.

“Sebelum kami memutuskan untuk mendampingi Sutan Riska. Kami sudah melihat rekam jejak beliau selama lima tahun ini, bersih dan baik. Maka dari itu kami sepakat berkalaborasi untuk melanjutkan pembangunan atau pemerintahan yang bersih secara berkelanjutan,” terang Donal Fariz dan Febri Diansyah yang juga tergabung dalam visi Integritas Law Office ini.

Katanya, tawaran untuk berkalaborasi datang dari sejumlah calon kepala daerah di Sumatera Barat. Bahkan ada pula tawaran dari sejumlah provinsi di Indonesia.

“Menurut kami Dharmasraya adalah daerah prioritas yang harus kami dampingi karena memiliki rekam jejak yang sangat baik dalam pemerintahan,” terang mantan juru bicara KPK RI ini.

Duo anak muda, kuasa hukum Paslon SR-Labuan ini percaya seluruh masyarakat kabupaten Dharmasraya bisa menciptakan pilkada damai, jujur dan adil. Mereka juga telah melayangkan surat ke KPU dan Bawaslu agar bersikap netral dan profesional dalam melaksanan fungsi dan tugas sebagai penyelenggara pilkada.

“Kami berharap semua pihak memiliki komitmen yang sama agar proses Pilkada ini menjadi proses demokrasi yang berkualitas di Dharmasraya. Agar tujuan utama terpilihnya pemimpin Dharmasraya yang bersih, berintegritas dan bekerja secara nyata dapat tercapai,” pungkasnya. (roni)