Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah : Pasaman Barat Tersubur di Indonesia

FOTO BERSAMA - Baris depan dari kiri: Ketua Umum IKPB Jakarta Raya, Drs. H. Gontam Yusuf MM, Perwakilan Pemprov DKI Jakarta, Marulitua, Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah S.P (baju orange), Bupati Pasbar H. Hamsuardi, S.Ag (batik ungu), Anggota Banggar DPR-RI/Ketua Dewan Pembina IKPB Jaya, Charles Meikiansyah S.Sos. MI.Kom (batik biru), Sekum IKPB, Khairunas SHI. MM, Kabid Agama IKPB, Dr. Ridho dan tokoh Pasbar di Jakarta, H.Koesnadi.

PASAMAN BARAT – Puji sebagai Tanah Paling Subur di Indonesia, Gubernur Sumbar, Buya Mahyeldi Ansharullah dorong pembangunan di Pasaman Barat.

Buya Mahyeldi memuji tanah yang ada di Pasaman Barat sebagai ranah yang paling subur di Indonesia.

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri acara HBH IKPB Jaya (Ikatan Keluarga Pasaman Barat) yang bertemakan “Membangun sinergitas seluruh potensi ranah dan rantau mewujudkan Pasbar yang lebih maju dan beradab” di Gedung Pusdiklat Jakarta, Sabtu (11/6).

Mahyeldi Ansharullah (Gubernur Sumbar)

Karena kesuburan tanah milik Pasbar, Mahyeldi mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor perkebunan yang ada, khususnya jenis perkebunan kelapa sawit. Ia juga menyebut bahwa Pasbar merupakan wilayah yang sangat terkenal dengan komoditas sawitnya.

“Saya berharap ikatan nagari lebih kuat. Pemprov Sumbar pada 26 Februari 2021 melantik bupati Pasaman Barat, setelah pelantikan kita langsung rapat hari itu juga. Pesan saya, bagaimana kita kompak dan bersinergi dalam menghadapi Covid-19,” ujar Mahyeldi dalam sambutannya.

Ia menilai, ketika kabupaten dan nagari bagus, pasti provinsinya juga akan bagus. Bahkan saat pelantikan, ada bupati yang membawa seluruh (organisasi pejabat daerah) daerahnya bertemu OPD provinsi. Itulah kata Buya yang disebut memperkuat potensi sinergi yang ada.

“Untuk itu kami berharap dukungan semua. Insyaallah Pasaman Barat sudah terhubungkan dengan Sumut yang nanti ujungnya ke Teluk Tapang sudah dibangun,” ungkap Mahyeldi.

Targetnya, tahun 2022-2024 akan dibangun jalan sepanjang 239 km ke Teluk Tapang. Mahyeldi pun memohon dukungan kepada semua perantau Pasbar agar akses ke Teluk Tapang segera dibuka.

Menurutnya, Air Bangis nantinya akan menjadi pusat pertumbuhan baru. Adapun konsep yang dikembangkan oleh Pemprov Sumbar yaitu memaksimalkan potensi daerah perbatasan, seperti perbatasan Pasbar tersebut.

Hamsuardi (Bupati Pasbar)

“Kita kembangkan secara maksimal sehingga nanti sawit undang-undang untuk bagi hasil perkebunan sudah ada, nanti Pasbar paling banyak,” imbuh Mahyeldi.

Gubernur Sumbar itu mengaku memperjuangkan UU bagi hasil perkebunan sawit yang ada di Pasbar hingga disahkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Baca Juga  Rudapaksa Anak di Bawah Umur, Bapak di Payakumbuh Ditangkap

“Otomatis daerah Air Bangis akan menjadi salah satu menara perkembangan pertumbuhan yang akan lebih baik lagi. Insyaallah,” harapnya.

Ia mengatakan, Teluk Tapang sudah mulai mengekspor bijih besi. Otomatis ini juga akan bermanfaat untuk masyarakat Pasbar.

“Memang kita memperhatikan daerah perbatasan karena selama ini jarang perhatian, sementara itu strategis, mohon doa. Ketika Pak Jokowi meminta Pemprov tolong bawa air dan tanah, maka tanahnya saya bawa dari Pasbar,” puji Mahyeldi.

Karena memang setelah diteliti tanah di Pasbar paling subur di Indonesia, makanya sawitnya itu subur. “Mudah-mudahan kesuburan seperti ini dengan program Pak Bupati memperkuat spiritual masyarakat, maka keberkahan akan diturunkan oleh Allah,” harap Mahyeldi.

Potensi perantau

 

Charles Meikiansyah
(Anggota DPR-RI)

Di sisi lain gubernur menyebutkan, potensi perantau asal Sumatera Barat, termasuk dari Pasaman Barat luar biasa. Di Sumbar, Rp2.5 triliun uang beredar yang berasal dari perantau.

Kata Gubernur 1,5 juta orang perantau pulang mudik ke kampung halaman di Sumbar selama lebaran kemarin. Mereka rata-rata berwisata menghabiskan kurang lebih Rp1 juta saat berwisata perhari.

Lebih lanjut Mahyeldi mengatakan, kekuatan dan sinergi perlu dibangun terus. Ia mengimbau IKPB harus maju terus membangun sinergi dengan Pemda Pasbar.

Menyinggung kekompakan ini, setiap elemen di Sumbar harus kompak. Kepala dinas harus turun ke lapangan, tidak boleh di kantor saja.

Potensi besar

Hal senada juga disampaikan Charles Meikiansyah, anggota DPRRI asal Maligi selaku Ketua Dewan Pembina IKPB Jaya di acara HBH tersebut.

Menurutnya, Ikatan Keluarga Pasaman Barat (IKPB) Jaya, sangat berpotensi untuk membangun ranah dan rantau.

Erianto SE
(Ketua DPRD Pasbar)

SDM IKPB Jaya dinilai berkualitas. Jadi diminta kepada Pemda dan aparat lainnya di Pasbar biasakan berkomunikasi dengan perantau.

Ia melihat banyak yang harus dibenahi di Pasbar, terutama PAD harus ditingkatkan. Program-program harus diperbanyak dan harus menyentuh ekonomi seluruh masyarakat Pasbar.

Charles yang utusan dari Kabupaten Lumajang itu menilai potensi Pasbar yang besar itu sangat tepat jika diberdayakan saat ini.

Baca Juga  Aplikasikan Visi Misi Bupati, Aia Gadang Pasaman Barat Gelar MTQ

Perangi Narkoba

Sementara, Bupati Pasbar H. Hamsuardi mengatakan, sudah banyak kemajuan yang dicapai. Tapi ada penyakit yang dihadapi Pasbar saat ini yakni narkoba.

Hamsuardi mau menumpas habis dan memerangi narkoba di wilayahnya. Narkoba sudah lama menghantui Pasbar.

“Maka dari itu, mari kita kompak menumpas barang haram itu,” ujar Bupati.

Ia mengatakan, jalan ke Mandiangin akan segera dibangun agar Mandiangin bisa terhubung dengan Katiagan.

Menanggapi keinginan organisasi Induk Keluarga Minang (IKM), seperti disampaikan Sekjen-nya Yemmelia, bupati akan menyediakan tanah jika IKM ingin mendirikan rumah sakit untuk menangani korban narkoba di Pasbar.

Selain itu, para perantau kalau pulang kampung nanti tidak akan ketemu jalan macet lagi di Simpang Ampat karena dari bundaran simpang itu akan dibangun jalan lebar menuju kantor bupati di Pasaman Baru.

Saling dukung

Tentang perlunya sinergitas dalam memajukan Pasaman Barat, juga diakui oleh Ketua DPRD Erianto. Sejauh ini, katanya, hubungan DPRD dengan Pemda Pasbar sangat harmonis.

Sudah terjadi sinergi saling dukung yang sangat bagus saat ini.

Seluruh elemen yang ada di dewan sering mengadakan diskusi yang intens dengan pihak SKPD di Pemda, sebab diskusi itu harus mencari solusi terbaik buat Pasbar.

“Karena tupoksi dewan yang mengontrol jalannya pemerintahan, maka fungsi ini akan terlihat dari kerjasama saling dukung di atas, ujar Erianto.

Ia mengakui, disana sini terlihat ada kekurangan, tapi itu sebuah dinamika yang harus dicermati dengan baik.

Di dewan anggota beragam dari partai politik, dan pendapat suka berbeda, tapi harus disamakan kalau sudah menyangkut hajat orang banyak.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Pasbar Daliyus, saat ini enak sekali kerjasama Pemda dengan anggota Dewan.

Diharapkan hubungan yang baik dan transparan ini dapat berbuah manis bagi masyarakat Pasbar.

“Kita tidak henti-hentinya mengingatkan kepada Bupati serta jajarannya jika ditemukan kejanggalan dalam pekerjaan mereka,” ujar Hendra.

“Ini sesuai dengan tupoksi kami sebagai anggota dewan,” tambahnya. (*)