Dies Natalis ke-40 dan Lustrum VIII, Universitas Bung Hatta Miliki Tujuh Guru Besar

  • Whatsapp
Rektor Universitas Bung Hatta serahkan piagam penghargaan untuk dosen dan tendik pada Dies Natalis ke-40 & Lustrum VIII Universitas Bung Hatta

PADANG – Universitas Bung Hatta menggelar Rapat Terbuka Dies Natalis ke-40 dan Lustrum VIII Universitas Bung Hatta, Selasa (20/4) di Kampus I UBH, Ulak Karang.

Kegiatan ini diselenggarakan secara luring dengan mengikuti protokol kesehatan dan daring.

Read More

Secara luring, acara ini dihadiri oleh Ketua Badan Pembina, Pengawas, dan Pengurus Yayasan Pendidikan Bung Hatta. Seterusnya, kegiatan ini dihadiri oleh Rektor Universitas Bung Hatta beserta Wakil Rektor I, II, III, Ketua dan Sekretaris Senat Universitas Bung Hatta, para dekan di lingkungan Universitas Bung Hatta beserta ketua program studi. Turut hadir pula Ketua Umum DPP IKB Alumni Universitas Bung Hatta. Secara daring, acara ini diikuti oleh dosen, tendik, dan mahasiswa.

Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Tafdil Husni, M.B.A.

Menapaki usia ke-40, Universitas Bung Hatta semakin menunjukkan prestasi, terutama bagi SDM internalnya. Berdekatan dengan perayaan Dies Natalis Universitas Bung Hatta ke-40 dan Lustrum VIII pada 20 April 2021 ini, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bung Hatta berhasil memiliki seorang Guru Besar bidang Ilmu-ilmu Ekonomi, Prof. Dr. Antoni, S.E., M.E. Beliau merupakan alumni Prodi Ekonomi Pembangunan Universitas Bung Hatta dan saat ini sebagai Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Manajemen Aset (Wakil Rektor II). Hal itu berdasarkan SK Kemdikbud RI No. 011/E4/KP/GB/2021.

Dengan demikian, Universitas Bung Hatta telah memiliki 7 Guru Besar, di antaranya Prof. Dr. Ir. Hafrijal Syandri, M.S., Prof. Dr. Ir. Nasfryzal Carlo, M. Sc., Prof. Dr. Ir. Amri, M.S., Prof. Dr. Hendra Suherman, M.T., Prof. Dr. Eng. Reni Desmiarti, M.T., Prof. Dr. Diana Kartika, M.Hum. dan Prof. Dr. Antoni, S.E., M.E.

Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Tafdil Husni, M.B.A. mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu 1 tahun ke belakang, Universitas Bung Hatta berdasarkan klasterisasi perguruan tinggi tahun 2020 berhasil menjadi PTS terbaik se-Sumatra dan termasuk dalam 100 kampus terbaik se Indonesia. Oleh sebab itu, ke depan, seluruh civitas akademika Universitas Bung Hatta harus optimis bergerak dan berkiprah di tingkat nasional dan internasional, baik dalam hal pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Di samping itu, kemampuan menguasai teknologi, kewirausahaan, dan bahasa asing adalah modal penting untuk menghadapi tantangan zaman.

Universitas Bung Hatta memiliki 33 program studi yang telah memperoleh status Terakreditasi A dan B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Jenjang pendidikan S-1, D-3, dan D4 terdiri atas 27 prodi. Sementara itu, jenjang pendidikan S-2 terdiri atas 6 prodi.

Dalam event nasional, Universitas Bung Hatta juga dipilih oleh LLDikti Wilayah X untuk menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraam event Entrepreneur Award V 2021. Dewan Pengarah EA V, Prof. Musliar Kasim, juga menyampaikan bahwa program EA ini adalah salah satu pilar dari 8 kegiatan yang dilaksanakan oleh Ditjendikti, Kemdikbud RI. Universitas Bung Hatta merupakan PTS terbaik dan besar sehingga layak ditunjuk sebagai tuan rumah EA V.

Ketua Badan Pengurus Yayasan Pendidikan Bung Hatta H. Masri Hasyar, S.H.

Di sisi lain, capaian dan kesuksesan yang berhasil diraih oleh Universitas Bung Hatta di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat juga sangat menggembirakan.

“Untuk pendanaan internal 2021, skim yang lolos terdiri atas skim percepatan guru besar, penelitian dasar, terapan, dan PKM. Jumlah judul penelitian yang didanai tahun 2021 sebanyak 103 (seratus tiga) judul sesuai SK Rektor dengan rincian skim: Percepatan GB sebanyak 3 judul, Penelitian Dasar sebanyak 76 judul, Penelitian Terapan sebanyak 24 judul. Dengan demikian, total dana yang diberikan sebesar Rp 1.090.000.000,- (satu milyar sembilan puluh juta rupiah),” ungkap Dr. Azrita, S.Pi., M.Si., Ketua LPPM Universitas Bung Hatta.

Lebih lanjut, Azrita mengatakan bahwa jumlah judul PKM yang didanai tahun 2021 sebanyak 20 (dua puluh) judul. Total dana yang diberikan sebesar Rp120.000.000,- (seratus dua puluh).

Jadwal pelaksanaan penelitian dan PKM mulai kontrak terhitung 1 April 2021, laporan kemajuan 70% paling lambat 02 Juli 2021, laporan akhir paling lambat 29 Oktober 2021, seminar hasil penelitian akan dilaksanakan pada rentang tanggal 01 s.d.05 November 2021.

Luaran Penelitian & PKM untuk Percepatan GB minimal pada jurnal Q 2, Penelitian Dasar & Terapan minimal pada jurnal Q4 atau prosiding indek atau Sinta 3, PKM : submit dan publish pada jurnal IRIS LPPM Univ. Bung Hatta [ https://iris.lppm.bunghatta.ac.id/ ]

Di tahun 2021, keberhasilan LPPM Universitas Bung Hatta juga dibuktikan dengan lulusnya 12 judul penelitian yang didanai Dikti Tahun 2021 dengan rincian skim: Penelitian Dasar sebanyak 5 judul, Penelitian Terapan sebanyak 3 judul, World Class Research 1 judul, dan Penelitian Dasar Unggulan PT 3 judul. Total dana yang di raih sebesar Rp 1.713.848,- (termasuk dana luaran tambahan 1 judul =Rp 15.000.000,-). Jumlah judul PKM yang didanai Dikti Tahun 2021 sebanyak 1 (satu) judul skim IbM. Total dana yang di raih sebesar Rp 49.900.000,-

Sementara itu, untuk pendanaan LPDP, jumlah judul riset yang didanai LPDP tahun 2021 sebanyak 1 (satu) judul untuk tahun kedua dengan skim Rispro Tata Kelola. Total dana yang di raih sebesar Rp 425.380.000.

“Kami sangat apresiasi atas keberhasilan yang dicapai oleh para dosen dan LPPM Universitas Bung Hatta. Tentunya, hal ini menjadi bukti bahwa kualitas SDM di Universitas Bung Hatta, terutama para dosen yang aktif meneliti, adalah ujung tombak pendidikan di lembaga ini. Saat ini, Universitas Bung Hatta telah memiliki tujuh guru besar dan para doktor serta magister yang konsisten berkiprah dalam hal riset dan pengabdian kepada masyarakat melalui pendanaan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” ungkap Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Tafdil Husni, M.B.A.

“Kami, melalui LPPM Universitas Bung Hatta, tentu juga mendukung para peneliti muda dengan hibah internal, yang kami sediakan setiap tahun dengan dana sekurang-kurangnya lebih dari 1 milyar,” imbuhnya.

Sementara Ketua Badan Pengurus Yayasan Pendidikan Bung Hatta Masri Hasyar menyatakan, siap mendukung pengembangan UBH untuk lebih baik lagi kedepan.

“Kita akan dukung dan anggarkan dana guna mendukung untuk pengembangan universitas termasuk untuk mengejar akreditasi,” pungkasnya. (benk)

Related posts