Di Tanah Datar; Kasus Positif Bertahan, Angka Notifikasi Naik

  • Whatsapp
Kabag Humas dan Protokol Yusrizal. (*)

BATUSANGKAR – Saat ini masyarakat di Kabupaten Tanah Datar harap-harap cemas menunggu hasil uji labor, ratusan sampel swab kontak erat kasus positif Covid-19 dari Klaster Puskesmas Limo Kaum I. Sementara, posisi kasus positif bertahan di angka 25 orang.

Data yang disiarkan Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tanah Datar, Rabu (12/8) menunjukkan, jumlah notifikasi meningkat menjadi 195 orang, sementara pada Senin (10/8), angkanya ada pada 179 orang. Orang Dalam Pemantauan (ODP) naik dari dua menjadi lima orang, sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) naik dari satu menjadi dua orang.

Bacaan Lainnya

Khusus untuk kasus positif, dua orang meninggal dunia, sembilan orang menjalani isolasi mandiri, dan 13 orang sudah dinyatakan negatif alias sembuh.

Kabag Humas dan Protokol Setdakab Tanah Datar Yusrizal menjelaskan, sejak sebelas kasus positif Covid-19 baru, pemerintah daerah melalui instansi terkait telah melakukan tracing dan mengambil sampel swab untuk diuji di laboratorium. Jumlahnya lebih tembus angka 280 orang.

Menjelang hasil swab itu keluar, masyarakat cemas, karena akan berdampak terhadap pertambahan kasus positif Covid-19 di daerah berjuluk Luak Nan Tuo. “Mudah-mudahan hasilnya negatif,” kata Yusrizal.

Imbas dari kasus baru Covid-19 dari Klaster Limo Kaum, Pemkab Tanah Datar meningkatkan pengawasan dan mendorong masyarakat agar tetap menerapkan Protokol Kesehatan dengan ketat.

Salah satu bentuk peningkatan kewaspadaan dalam rangka mengantisipasi penularan Covid-19 itu, terlihat di komplek perkantoran bupati. Untuk masuk kantor bupati, tamu ditekankan agar hanya melati pintu depan dan diawasi petugas. Kondisi demikian berbeda dari hari sebelumnya, dimana tamu bisa masuk dari pintu samping kiri dan kanan.

“Masyarakat diminta semakin meningkatkan kewaspadaan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti selalu mengenakan masker, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, jaga jarak, menghindari kerumunan, dan meningkatkan imun tubuh,” sebut Yusrizal.(mus)

Pos terkait