Banjir Bandang di Agam, Belasan Rumah Rusak

oleh
Salah satu rumah warga korban yang terkena hantaman banjir bandang di Ujung Labuh Sungai Jariang Kecamatan Lubuk Basung, Senin (22/10)--mursyidi
AGAM-Belasan rumah terendam banjir di sejumlah lokasi di Kecamatan Lubuk Basung, pasca hujan lebat beberapa jam, Senin (22/10).
Lokasi yang terendam banjir di Ampu,  Simpang Ampek Tapi dan Ujung Labuh Sungai Jariang. Diperkirakan hujan lebat tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB dan sekitar satu jam kemudian air sudah susut. Asrial (61), warga Simpang Ampek Tapi menjelaskan,  kejadian yang menimpa rumahnya hanya terjadi beberapa menit setelah air meluap dan mengakibatkan puluhan ekor ayam miliknya hanyut dibawa arus air yang deras.
“Ladang jagung siap panen seluas satu hektar ikut dihodoh banjir, padahal beberapa hari lagi saya akan dipanen, “katanya.
Sedangkan rumahnya yang terendam setinggi satu meter  dan lumpur sudah dibersihkannya beberapa menit air surut. Korban lainnya Marlianis (65) .  Dapurnya rusak dihondoh air bah. Sedangkan suaminya St Mansur (70) yang sakit ikut digotong keluarga ke lokasi terdekat lainnya untuk diselamatkan.
Adapun korban lainnya juga mengalami hal yang sama dan lebih parah berlokasi di Ujung Labuh Sungai Jariang, yaitu Eka Andriani (35) menjelaskan, rumahnya ikut terendam dan sejumlah perabot dan barang dagangannya rusak.
“Saat air sudah membesar, saya bersama dua orang anak yang masih kecil segera diselamatkan menghindari air yang semakin deras, “katanya.
Satu unit motor yang ada di depan rumahnya terpaksa digotong tiga warga ke tempat yang lebih aman.
Sekretaris Kecamatan Lubuk Basung Rio Eka Putra, menyatakan, setidaknya dalam beberapa jam kejadian hujan lebat,  sejumlah rumah terbenam dan beberapa diantaranya peralatan rumah rusak.
Selain itu, dua kolam di Parit Panjang terbenam lumpur.
“Kini pihak kecamatan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten, BPBD dan sosial turun ke lapangan mencek lokasi bencana dan memberikan bantuan, “katanya.
Selain itu diperoleh informasi dua ekor ternak warga hanyut dan jumlah kerugian diderita warga sedang didata,” katanya. (mursidi) 
Loading...