PULAU PUNJUNG – Usai merayakan Idul Fitri 1443 Hijriah, para pemudik berangsur- ansur balik ke perantauan guna beraktivitas kembali seperti biasa.
Jalan Lintas Sumatera Dharmasraya merupakan salah satu jalur lintas yang dilalui saat mudik dan balik oleh para perantau, Sumbar, Riau, Medan, dan Aceh.
Kapolres Dharmasraya, AKBP Nurhadiansyah melalui Kasat Lantas, Iptu Sayyid Malik Ibrahim menyebutkan, arus balik di jalur Lintas Sumatera Kabupaten Dharmasraya terpantau ramai dan lancar. Tidak ada kendala yang berarti, seperti macet dan hal- hal lainnya.
” Untuk situasi atau kondisi keamanan di jalur Lintas Sumatra khususnya di wilayah polres Dharmasraya relatif aman dan terkendali,” ucap Iptu Sayyid Malik Ibrahim, Minggu (8/5/).
Menurutnya, puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada hari ini Minggu (8/5/2022). Untuk keamanan arus balik petugas intens melakukan patroli dan himbauan kepada pengguna jalan agar mematuhi rambu- rambu lalu lintas serta istirahat di rest area.
“Apabila para pengendara mengalami gangguan di jalan bisa menghubungi pos pam atau pos pelayanan kepolisian yang telah disediakan. Yang tak kalah penting adalah tetap disiplin prokes dalam berkegiatan. Mari wujudkan mudik, balik, aman, sehat dan bahagia,” katanya.
Saat disinggung berapa jumlah lakalantas saat arus mudik dan arus balik. Iptu Sayyid Malik Ibrahim menyebutkan, belum ada laporan sehubungan dengan lakalantas.
” Terkait laporan lakalantas belum ada,” terangnya.
Ia mengimbau kepada pengguna jalan, apabila menggunakan kendaraan pribadi harus dicek semua kendaraan yang akan digunakan demi keselamatan di jalan.
Lanjut Iptu Sayyid Malik Ibrahim, dalam pengamanan arus mudik dan arus balik lebaran 1443, Polres Dharmasraya menurunkan 150 orang personil polri ditambah personil instansi lainnya seperti TNI, Dishub, Dinkes, Pol PP, Damkar dan BPBD.
“Kita menjaga keamanan dan kenyamanan para pemudik,” katanya.
Ia mengimbau kepada pengguna jalan dan para memudik untuk melakukan pengecekan kendaraan secara menyeluruh sebelum berangkat. Yang terpenting mengecek kondisi komponen penting dan kelaikan fungsi kendaraan seperti, mesin, radiator, kaki- kaki dan rem, ban, lampu, surat menyurat dan kelengkapan lainnya.
“Utamakan keselamatan, bukan kecepatan. Kita semua setuju untuk selamat sampai tujuan dan kuasai fungsi-fungsi perlengkapan yang ada di kendaraan,” pungkasnya. (roni)
“Utamakan keselamatan, bukan kecepatan. Kita semua setuju untuk selamat sampai tujuan dan kuasai fungsi-fungsi perlengkapan yang ada di kendaraan,” pungkasnya. (roni)












