Irjen Kemenperin RI Kunjungi SMK SMTI Padang

Support Menteri Perindustrian RI untuk melaksanakan pembangunan zona integritas WBK dan WBBM di semua Satker Kemenperin

PADANG – Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI, Drs. Masrokhan, MPA, mengunjungi Sekolah Menengah Kejuruan SMTI Padang, Kamis (4/3).

Penyambutan Irjen dan rombongan di ruangan Pelayanan Publik SMK SMTI Padang

Kunjungan Irjen Kemenperin RI berserta rombongan disambut oleh Kepala SMK SMTI Padang, tim manajemen sekolah, dan para guru SMK SMTI Padang. Adapun tujuan kunjungan tersebut dalam rangka memberikan apresiasi kepada Satuan Kerja (Satker) Kemenperin yang berada di wilayah Padang yang telah berprestasi, khususnya dalam Pembangunan Zona Integritas. Salah satunya adalah SMK SMTI Padang, yang telah berhasil meraih penghargaan tertinggi dari Kemenpan RB yaitu predikat WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani).

Esensi kunjungan tersebut sejalan dengan arahan Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita, yaitu memberikan support untuk mempertahankan birokrasi yang bersih, transparan, produktif, akuntabel, serta bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Irjen memberikan pengarahan di hadapan guru dan pegawai saat kunjungan ke SMK SMTI Padang

“Jadi, di Padang ini ada 5 Satker Kemenperin yakni SMK SMTI Padang, Balai Diklat Industri (BDI) Padang, Politeknik ATI Padang, SMK SMAK Padang, dan Baristand Industri Padang. Kelima Satker ini, kami pandang sebagai Satker Kemenperin yang memiliki prestasi luar biasa,” jelas Irjen Kemenperin, Drs. Masrokhan, MPA kepada Padang Ekspres.

Masrokhan mengatakan, kelima Satker di kota Padang khususnya SMK SMTI Padang memilki prestasi yakni dalam hal penerapan Zona Integritas dalam rangka mempercepat pelaksanaan reformasi birokrasi.

Ia menambahkan, hal itu sejalan dengan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 81 tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi yang mengatur tentang pelaksanaan program reformasi birokrasi dengan tiga sasaran hasil utama yakni peningkatan kapasitas dan akuntabilitas organisasi, pemerintah yang bersih dan bebas KKN serta meningkatkan pelayanan publik.

Baca Juga  SERIUS CEGAH PENYEBARAN COVID-19; Pada Juli, Ditargetkan 27. 648 Warga Dharmasraya Terima Vaksinasi 
Penandatanganan komitmen SMK SMTI Padang untuk tetap melaksanakan pembangunan zona integriras dengan mempertahankan wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) mulai dari pimpinan dan seluruh jajarannya

“Perbaikan birokrasi bersih, produktif, dan akuntabel dengan penataan sistem penyelenggaraan pemerintah yang baik, efektif, dan efisien agar dapat melayani masyarakat secara tepat, cepat, dan profesional,” ujarnya.

Prestasi tersebut kemudian diapresiasi dengan adanya penghargaan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) berupa penghargaan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“SMK SMTI Padang ini berhasil mendapatkan penghargaan WBK pada tahun 2018 dan satu tahun kemudian, berhasil mendapatkan penghargaan WBBM. Tentunya ini sangat patut diapresiasi dan dibanggakan,” ungkapnya.

Masrokhan menambahkan, dengan penghargaan yang diterima tersebut bisa memberikan motivasi lebih kepada seluruh Satker di kota Padang dan memberikan semangat lebih kepada Satker di daerah lain yang belum mendapatkan prestasi itu.

“Apa yang diraih oleh SMK SMTI Padang ini akan menjadi catatan penting bagi Kemenperin. Diharapkan prestasi ini bisa menular ke satker-satker lainnya,” ujar Masrokhan.

Lebih lanjut Masrokhan menyampaikan, dengan prestasi itu, Kemenperin ingin mengajak seluruh Satker seperti SMK SMTI Padang untuk membuat komitmen secara tertulis dalam rangka meningkatkan prestasi yang lebih membanggakan di tingkat nasional.

Penyerahan komitmen Kepala SMK SMTI Padang kepada Bapak Irjen Kemenperin

Kemudian, penerapan Zona Integritas di satker-satker itu juga sejalan dengan program andalan dari Kemenperin yakni program Link and Match dimana program sumber daya industri selalu berkaitan dengan bagaimana peserta didik harus memiliki pelatihan yang bagus dan tepat serta sesuai dengan penempatan kerja.

Baca Juga  Lakukan Pembinaan, Jalin Kemitraan, Tingkatkan Akses Permodalan

Ia menambahkan, karena tugas utama Kemenperin adalah mengembangkan dunia industri, maka lulusan-lulusan SMK SMTI Padang harus memiliki keahlian atau kompeten di bidangnya sehingga bisa bergabung ke dunia industri.

“Diharapkan lulusan-lulusan SMK SMTI Padang bisa diterima di dunia industri yang memiliki kualitas, baik nasional maupun internasional,” kata Masrokhan.

Program Link and Match Kemenperin sendiri sudah terbukti dimana peserta didik yang diwisuda telah diterima dalam dunia kerja sehingga program itu bisa mengurangi jumlah pengangguran di Indonesia.

Irjen menyapa siswa sedang PBM tatap muka di kelas

Terakhir, Masrokhan berharap agar SMK SMTI Padang bisa mempertahankan dan melanjutkan prestasi yang telah diraih sehingga SMK SMTI Padang bisa melahirkan lulusan yang berkualitas.

Sementara itu, Kepala SMK SMTI Padang, Dra. Zulhaida, M.Pd. mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari Irjen Kemenperin RI ke SMK SMTI Padang dalam rangka memberikan apresiasi kepada salah satu Satker berprestasi ini.

Ia menambahkan, SMK SMTI Padang merupakan satker pertama dan satu-satunya di bawah naungan Kemenperin yang meraih predikat WBBM dari Menpan RB pada tahun 2019. “Tentunya kami akan pertahankan dan lanjutkan prestasi itu di masa mendatang,” tukasnya. (adv)