“Pak..pak, Tolonglah Cari Anak dan Keluarga Kami”

Keluarga dari rombongan Napak tilas warga Nagari Suayan, Kecamatan Akabiluru tak mampu menahan tangis memikirkan masih keluarga mereka yang ikut napak tilas. (Maswir Chaniago).

 

LUBUK BASUNG – “Pak, pak…tolonglah usahokan mencari anak dan keluarga sarato masyarakat kami, sampai siang ko alun Ado kaba baritonyo. Kok bisa pak pakai heli lah Bazarnas supayo nampak Dima posisi rombongan.”

Demikian ucapan spontan dari salah seorang ibu yang anaknya ikut dalam 86 rombongan yang tersesat di hutan Suayan menuju Tarusan Kamang.

Sementara itu Yeti Darlis ibu kandung dari Rudi Nofianto (27) saat dikonfirmasi Top Satu dan Singgalang menuturkan , anaknya yang merupakan ketua pemuda di Suayan itu ikut dalam rombongan Napak tilas.

Baca Juga  Perilaku Menyimpang Meningkat, Ketua DPRD Sumbar Nilai Falsafah Minangkabau Alami Kemunduran

“Anak sayang belum lama ini wisuda S2 di Bukittinggi, Pak. Dia juga ikut bekerja di Basarnas Limapuluh Kota. Sampai siang ini tidak jelas dimana posisi pasti rombongan. Dicoba kontak tidak bisa. Sebagian ada yang bisa, katanya di hutan yang banyak jurangnya,”ungkap Yeti sambil menangis.

Memang di mushallah Tarusan Kamang itu sengaja ditempatkan pihak keluarga rombongan. Isak tangis bersahutan diantara mereka terkait kondisi anak dan keluarga mereka.

Sampai berita ini ditulis belum ada informasi terkini dimana posisi rombongan saat ini. (Maswir)

Baca Juga  Rumah Semi Permanen di Kampuang Batu Ludes Terbakar