Agam  

Walinagari Tigo Koto Silungkang Berharap Infrastruktur Lahan Pertanian Yang Rusak Segera Diperbaiki

oplus_18

Walinagari Tigo Koto Silungkang Berharap Infrastruktur Lahan Pertanian Yang Rusak Segera Diperbaiki

PALEMBAYAN — Walinagari Tigo Koto Silungkang Doni Cendra berharap fasilitas dan sarana infrastruktur lahan pertanian yang rusak paska bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang yang melanda Jorong Gumarang, Nagari Tigo Koto Silungkang pada akhir 2025 diperbaiki sesuai menurut semestinya.

“Akibat bencana banjir bandang tersebut berdampak terhadap infrastruktur irigasi yang menjadi sumber pengairan lahan pertanian masyarakat,” katanya.

Untuk saat ini Daerah Irigasi (D.I.) Gumarang mengalami kerusakan cukup berat,yaitu bendungan dan jaringan irigasi tersebut belum kembali berfungsi secara optimal sehingga pasokan air ke sejumlah areal persawahan masyarakat**.**

“Sekitar 970 hektare sawah masyarakat di wilayah nagari tersebut kehilangan sumber air irigasi akibat kerusakan infrastruktur pengairan,” katanya.

Di satu sisi sisi kerusakan yang cukup berat tersebut sangat dirasakan masyarakat petani, dan pemerintah nagari dan masyarakat tidak memiliki kemampuan untuk memperbaikinya sendiri.

Baca Juga  Kendati Ditutup, Dua Pasar Ternak di Agam Tetap Ramai

Tentunya kerusakan yang terjadi membutuhkan biaya serta penanganan teknis yang cukup besar.

Pihaknya berharap pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, maupun pemerintah pusat dapat memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut, terutama melalui dukungan anggaran dan penanganan teknis.(Mursyidi)