Agam  

Kendati Ditutup, Dua Pasar Ternak di Agam Tetap Ramai

Ilustrasi. (ist)

LUBUK BASUNG – Meski pasar ternak sudah ditutup sejak beberapa minggu lalu, pihak Pemerintah Kabupaten Agam tetap mengingatkan kepada semua pihak untuk mematuhi kebijakan yang telah ditetapkan.

Kepala Dinas Pertanian Agam, Arif Restu, Sabtu (9/5) mengatakan, untuk mengoptimalkan pengawasan di pasar ternak tersebut dibutuhkan peran Satgas Covid-19 Nagari Lubuk Basung, satgas FOKAL Jorong II Balai Ahad, RK dan tokoh pemuda.

“Hal ini didasarkan pada kenyataannya yaitu setiap minggu nya masih tetap ramai oleh pedagang dari luar daerah, Payakumbuh, kota Bukittinggi, Padang Panjang, Pariaman dan Pasaman,” katanya.

Baca Juga  Edison Katik Basa, Caleg DPRD Propinsi Disambut Baik Masyarakat Kubang Nagari Magek

Ditambah lagi budaya transaksi dengan metode *barosok kain saruang* rentan penularannya bagi masyarakat dan pedagang.

Diperkirakan Minggu (10/5) adalah puncak ramainya aktivitas pedagang ternak.

Oleh karena itu diminta juga kepada pihak yang berwenang agar di Pos-pos cek poin tidak mengizinkan kendaraan angkutan ternak memasuki daerah  Agam pada menjelang setiap hari pekan ternak.

“Sesuai jadwal hari pasar ternak, Minggu, pasar ternak di Manggis Lubuk Basung dan Kamis, pasar ternak Matur,” katanya. (mursyidi)