“Target kita hingga Juli hanya 26,83 persen. Sedangkan tercapai sudah 32,28 persen. Secara keseluruhan target CKG selama 2026 sebesar 46 persen dari 470.700 orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat Gina Alecia di Simpang Empat, Selasa (18/8).
Menurutnya, CKG itu dilakukan untuk bayi, balita, anak prasekolah, anak sekolah, dewasa, dan warga lanjut usia (lansia). CKG pada bayi (0 bulan) telah menjangkau 2.015 orang, pada balita dan anak prasekolah umur 1-6 tahun mencapai 8.167 orang dan CKG pada anak sekolah SD sebanyak 14.242 orang. Kemudian, capaian CKG pada anak SMP sebanyak 3.982 orang dan pada anak SMA sebanyak 5.872 orang. Selanjutnya, CKG pada dewasa umur 18-59 tahun mencapai 118.989 orang dan pada lanjut usia atau umur 60 tahun ke atas mencapai 12.212 orang.
Untuk mencapai target itu, pihaknya menggencarkan berbagai upaya. Pertama, membuat surat edaran dan instruksi bupati tentang dukungan dan pelaksanaan CKG kepada kepala organisasi perangkat daerah dan perangkat daerah. Kedua, membuat surat pemberitahuan dari sekretaris daerah (Sekda) tentang dukungan pelaksanaan CKG kepada kepala organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai penguatan untuk percepatan pelaksanaan bagi ASN, PPPK dan tenaga lainnya.
Ketiga, meningkatkan promosi kesehatan di media sosial Dinkes dan Puskesmas tentang sosialisi, edukasi dan himbauan tentang pelaksanaan CKG kepada masyarakat. Keempat, pelaksanaan CKG ke OPD dan ke masyarakat di masing-masing nagari sebagai untuk percepatan pelayanan bagi ASN, PPPK dan masyarakat serta kelima monitoring dan evaluasi capaian setiap pekan. Pihaknya juga menjangkau daerah-daerah terisolasi yang sulit dijangkau dan keterbatasan akses.
“Kita juga melakukan CKG kalau ada kegiatan kelompok masyarakat,” ujarnya. (ant)












