PARIAMAN – Walikota Pariaman, Yota Balad, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-IX tingkat Kecamatan Pariaman Selatan di halaman kantor camat, Jumat (17/7).
Dalam sambutannya, Yota Balad mengapresiasi semangat jajaran pemerintah kecamatan, pemerintah desa, panitia, dan masyarakat Pariaman Selatan yang terus menjaga tradisi syiar Islam melalui penyelenggaraan MTQ.
“Hari ini kita menyaksikan bukti nyata semangat masyarakat Pariaman Selatan dalam mensyiarkan agama Islam. Berkat jiwa gotong royong dan kerja sama seluruh panitia, camat beserta jajaran hingga pemerintah desa, MTQ ke-IX Tingkat Kecamatan Pariaman Selatan dapat terselenggara dengan baik,” ujar Yota Balad.
Ia berharap pelaksanaan MTQ dapat terus berlanjut setiap tahun sebagai bagian dari pembinaan generasi Qurani. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Pariaman melalui program unggulan Pariaman Risalah.
Yota Balad juga berharap Kota Pariaman menjadi daerah yang masyarakatnya sejahtera lahir dan batin serta senantiasa mendapat keberkahan Allah SWT. Harapan tersebut, menurutnya, sejalan dengan makna lagu Mars MTQ yang dibawakan siswa-siswi MTs Muhammadiyah Desa Balai Kuraitaji, dengan lirik “baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur”.
Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Pariaman untuk memperkuat syiar Islam melalui Program Pariaman Risalah yang bertujuan membentuk masyarakat yang beriman, saleh, dan berakhlak mulia.
Kepada para peserta MTQ, Yota Balad berpesan agar tidak hanya menjadikan ajang tersebut sebagai perlombaan semata.
Pada kesempatan itu, Anggota DPD RI Periode 2024–2029, H. Jelita Donal, Lc, menyampaikan penyelenggaraan MTQ memiliki landasan hukum yang kuat sebagai implementasi nilai-nilai Pancasila dan amanat Undang-Undang Dasar 1945, khususnya Pasal 29 tentang kebebasan beragama.
“Karena itu, pemerintah di semua tingkatan memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan kegiatan seperti MTQ sebagai bagian dari pembinaan kehidupan beragama,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap program unggulan Pemerintah Kota Pariaman.
“Saya mengapresiasi program Pariaman Risalah yang diusung Balad-Mulyadi untuk mewujudkan Kota Pariaman yang berlandaskan nilai-nilai agama. Mudah-mudahan program ini berkelanjutan dan dapat menjadi contoh bagi daerah lain,” katanya.
MTQ ke-IX Tingkat Kecamatan Pariaman Selatan berlangsung selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 Juli 2026, dan diikuti oleh kafilah terbaik dari 16 desa di Kecamatan Pariaman Selatan.
Lima cabang lomba yang dipertandingkan meliputi tilawah Alquran, hifzil, tartil, syarhil , serta Azan dan khutbah Jumat.
Pelaksanaan lomba dipusatkan di beberapa lokasi, yakni Mimbar Utama Kantor Camat Pariaman Selatan, Surau Taeso Desa Balai Kuraitaji, MTs Muhammadiyah Desa Balai Kuraitaji, dan Masjid Al-Hidayah Desa Sei Kasai.
Pembukaan MTQ turut dihadiri Sekda Pariaman Afrizal Azhar, asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, anggota DPRD, unsur Forkopimca, serta perwakilan kafilah dari 16 desa di Pariaman Selatan. (agus)












