AGAM – Kabupaten Agam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Perang Kamang ke-118, Senin (25/6) di halaman Kantor Camat Kamang Magek. Hadir pada upacara tersebut Kapolres Bukittinggi, Dandim 0304/Agam, wakil ketua beserta anggota DPRD Agam, kepala OPD, camat, dan walinagari se-Agam wilayah Timur, ketua MUI, ketua LKAAM, ninik mamak, bundo kanduang, ASN, pelajar, serta undangan lainnya dengan i spektir upacara Bupati Agam H. Benni Warlis.
Benni Warlis dalam sambutannya mengatakan, peristiwa perang Kamang dan perang Manggopoh jangan sampai dilupakan, karena peejuangan itu mempertaruhkan harta dan nyawa, serta tumpahan darah dalam membela harga diri.
“Peristiwa perang Kamang dan Manggopoh memiliki hikmah yang luar biasa untuk kita pertahankan. Pertama, dalam perang Kamang menyatunya ulama dengan tokoh masyarakat menumpas penjajah dengan terpeliharanya nilai persatuan. Kedua, pada perang Manggopoh telah mengangkat peran dan fungsi seorang perempuan unguk menegakkan emansipasi wanita. Saat itu, pertengahan Juni 1908 masyarakat Agam bangkit melawan kolonial Belanda yang sudah merendahkan harga diri rakyat dengan penetapan pajak tanah. Akhirnya di Agam Timur meletus perang Kamang di bawah komando H. Abdul Manan, Tuanku Nan Renceh dan lainnya, untuk menghadang dan mengusir Belanda. Sementara masyarakat Agam wilayah Barat pun memperlihatkan perjuangan menghadang dan mengusir kolonial Belanda dengan perang Manggopoh dibawah pimpinan wanita srikandi Agam, yaitu Mandeh Siti. ,”ungkap Benni Warlis.
Usai upacara HUT perang Kamang ke-118 dilanjutkan dengan ziarah ke makam pahlawan perang Kamang. Diawali dengan ziarah ke makam H. Jobang di nagari Pauah Kamang Mudiak. Dilanjutkan ke makam H. Abdul Manan di Pakan Sinayan, dan makan Tuanku Nan Renceh di Bansa. Keduanya berada di nagari Kamang Tangah VI Suku. Kemudian menziarahi makam M. Soleh. Dt. Rajo Penghulu di Limo Kampuang, nagari Kamang Hilia. Terakhir ke makan M. Yusuf. Dt. Parpatiah di jorong Lutah, nagari Magek.
Pada kunjungan ziarah, juga sekaligus tabur bunga dan doa bersama untuk arwah pahlawan yang dipimpin langsung bupati Benni Warlis. (mwr)












