Gerak Cepat Pemerintahan JKA-Rahmat Atasi Masalah Banjir Kampuang Galapuang

Alat berat tengah beroperasi membantu proses penyelamatan antaran sungai di Muara Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakih, Padang Pariaman, Minggu (1/3). -(Humas)
PARIK MALINTANG – Dibantu Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman atasi kerusakan bantaran sungai di Muara Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakih, yaitu sebagai upaya penyelamatan beberapa nagari dari ancaman banjir.
Setidaknya kemarin terlihat ada dua unit ekskavator yang tengah bekerja mengatasi kerusakan pada bantaran sungai di Muara Ulakan tersebut. “Iya, benar. Pemerintah daerah memang tengah berupaya mengatasi kerusakan pada bantaran sungai di Muara Ulakan. Ini dilakukan agar kerusakan di pintu muara itu tidak semakin parah,” aku Bupati Padang Pariaman.
Bupati John Kenedy Azis yang ditemui wartawan usai buka puasa bersama dengan masyarakat Karan Aua, Kota Pariaman di Pandopo Bupati, Minggu (1/2) malam, menyebutkan, kerusakan atau amblasnya bantara sungai di Muara Ulakan adalah masalah serius. “Sebab itu pemerintah harus bergera cepat dan, ini langkah seirus dalam mengatasi persoalan banjir yang kerap melanda wilayah tersebut,” ujarnya.
Dikatakan, melalui koordinasi dengan pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V, sekarang sedang dilakukan penanganan darurat dengan pemasangan geobag atau karung berisi pasir untuk memperkuat struktur tebing yang mengalami ambles di sekitar muara sungai.
Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi potensi longsor yang dapat menutup alur Muaro Ulakan sekaligus mencegah dampak yang lebih luas terhadap aliran sungai dan kawasan permukiman masyarakat.
Dua unit alat berat, ekskavator sengaja diturunkan untuk mempercepat pemasangan geobag pada titik-titik tebing yang mengalami kerusakan. Upaya tersebut difokuskan pada penguatan bantaran sungai agar tidak terjadi longsor susulan, terutama saat debit air meningkat pada musim hujan.
Selain memperkuat struktur tebing, pekerjaan ini juga bertujuan menjaga kelancaran aliran air di kawasan muara sehingga tidak terjadi pendangkalan maupun penyumbatan yang berpotensi memicu banjir di wilayah sekitar.
Bupati John Kenedy Azis menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak pernah berhenti mencari solusi untuk mengatasi banjir yang kerap melanda kawasan Kampuang Galapuang dan Muaro Ulakan.
John Kenedy Azis menegaskan bahwa sejak awal Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman telah menyiagakan dua unit ekskavator di kawasan Muaro Ulakan, yaitu sebagai langkah awal melakukan normalisasi aliran sungai.
Meski demikian, menerut John Kenedy Azis, bahwa penyelesaian persoalan banjir tidak bisa dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan dan kebersamaan seluruh pihak, termasuk ninik mamak dan masyarakat setempat.
Ia secara khusus berharap dukungan dari masyarakat yang memiliki lahan di kawasan muara sungai agar bersedia membantu pemerintah dalam upaya pelebaran dan pelurusan alur sungai.
“Kami sangat membutuhkan dukungan ninik mamak dan masyarakat. Terutama dunsanak ambo yang memiliki tanah di kawasan muaro agar bisa membantu dengan mengorbankan sebagian lahannya untuk pelurusan alur sungai. Ini demi kepentingan kita bersama agar banjir bisa kita atasi,” harapnya.
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menegaskan akan terus melakukan berbagai langkah penanganan, baik melalui normalisasi sungai, penguatan tebing, maupun koordinasi dengan pemerintah pusat, agar persoalan banjir di kawasan Ulakan dapat ditangani secara berkelanjutan. (drm)