PT Semen Padang Gelar Akademi Jago Bangunan di Bengkulu, Cetak Tukang Profesional Bersertifikat

BENGKULU – PT Semen Padang, anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pembangunan nasional melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor konstruksi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Akademi Jago Bangunan, berupa pelatihan dan sertifikasi tukang bangunan yang diikuti puluhan anggota Komunitas Jago Bangunan SIG di Bengkulu, Minggu (1/2/2026).

Kegiatan ini bertujuan mencetak tukang bangunan yang profesional, kompeten, dan tersertifikasi, sehingga mampu menghasilkan bangunan yang aman, kuat, dan berkualitas. Pelatihan dibuka oleh Kepala Unit Penjualan Sumatera Bagian Tengah PT Semen Padang, Nanda Kurniawan, dengan menghadirkan narasumber dosen Universitas Mpu Tantular Jakarta, Dr. Ir. Edison Hatoguan Manurung, ST, MT, MM, MH.

Dalam sambutannya, Nanda menegaskan bahwa Akademi Jago Bangunan merupakan bagian dari strategi PT Semen Padang untuk meningkatkan kualitas konstruksi nasional, yang dimulai dari peningkatan kompetensi tukang sebagai pelaku utama di lapangan.

“Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, kami ingin menghasilkan tukang yang berkualitas. Jika tukangnya berkualitas, maka bangunan yang dihasilkan juga akan berkualitas,” ujar Nanda.

Baca Juga  Jenazah Eril Ditemukan!

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut sejalan dengan jargon PT Semen Padang, Tukang Bangga Bangun Indonesia, yang tidak hanya menjadi pesan komunikasi, tetapi diwujudkan melalui program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi para tukang bangunan.

“Kami tidak berhenti pada jargon. Program ini merupakan kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan perumahan yang berkualitas,” katanya.

Selain peningkatan kompetensi, Nanda menyebut Akademi Jago Bangunan juga menjadi sarana mempererat hubungan antara PT Semen Padang dan para tukang bangunan sebagai mitra strategis perusahaan.

“Para tukang merupakan garda terdepan dalam penggunaan produk semen dan material konstruksi di lapangan. Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan pemahaman sekaligus loyalitas terhadap produk PT Semen Padang,” ujarnya.

Pelatihan berlangsung dengan antusiasme tinggi. Selain pembekalan teori dan praktik teknis, PT Semen Padang bersama SIG juga mensosialisasikan berbagai produk unggulan, antara lain semen jenis Portland Composite Cement (PCC) serta produk nonsemen seperti Sepablock, mortar siap pakai, semen curah, beton, dan produk pendukung konstruksi lainnya.

Baca Juga  Etnis Hui di China Rayakan Maulid Nabi

Sementara itu, Edison Hatoguan Manurung yang juga Asesor LSP/BNSP bidang Teknik dan Manajemen serta Trainer of Trainer (ToT) Level 4 BNSP, menyampaikan materi Skema Sertifikasi Okupasi Tukang Pasang Bata dan Plesteran. Materi meliputi standar kompetensi kerja, teknik pelaksanaan yang benar, serta pemahaman penggunaan material bangunan secara tepat.

Ia menekankan pentingnya ketepatan perbandingan material dalam pembuatan mortar. Menurut Edison, kesalahan komposisi sering menjadi penyebab rendahnya kualitas pasangan bata dan plesteran.

“Untuk pekerjaan pasangan bata pada dinding biasa di atas permukaan tanah, perbandingan yang umum digunakan adalah satu zak semen dengan lima gerobak pasir,” jelasnya.

Namun, untuk area yang membutuhkan kekuatan ekstra atau berada pada kondisi lembap dan basah, seperti bagian dalam tanah atau bak air, diperlukan komposisi yang lebih kuat. “Perbandingan yang disarankan adalah satu zak semen dengan empat gerobak pasir agar hasil pekerjaan lebih kuat dan tahan lama,” ujarnya. (*)