PARIKMALINTANG – Mamfaatkan hari libur, Bupati John Kenedy Azis dan Wakil Bupati Rahmat Hidayat beserta sejumlah Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (13/5) kemarin, bersepeda dari Singguliang, Lubuak Aluang ke Asam Pulau, Nagari Anduriang, Kecamatan 2 x 11 Kayutanam dengan jarak sekitar 35 kilometer.
Sebelum bertolak ke Anduriang, rombongan bersepeda tersebut tampak menikmati sarapan pagi dulu di Kantor Dinas Perikanan, Korong Tampuniak, Nagari Singguliang.
Kemudian, dari Singguliang, rombongan bupati itu bergerak menuju Salibutan. Terus ke Gamarean, Pasie Laweh dan, terakhir finis di Asam Pulau.
Kedatangan Bupati dan Wakil Bupati beserta rombongan tampak disambut antusias oleh masyarakat. Bahkan juga Anggota DPRD Padang Pariaman, Rahmad Mahmudal Bersama walinagari, pemuda dan ibu-ibu bundo kanduang.
Menurut masyarakat, kedatangan bupati hari itu adalah kunjungan yang pertama ke daerah mereka.
Dan, ini momentum buat mereka untuk menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah daerah. Terutama menyangkut soal infrastruktur, seperti jalan dan jembatan mereka yang rusak.
Tanpa ragu, masyarakat yang ditemui Bupati dan Wakil Bupati itupun menyampaikan unek-unek dan harapan mereka. Khususnya menyangkut soal irigasi dan jembatan yang rusak. “Ini menyangkut penghidupan kami, pak,” ujar salah seorang warga.
Menanggapi hal itu, Bupati John Kenedy Azis pun menyatakan komitmennya untuk memperbaiki irigasi dan kapalo banda yang dinilai vital bagi pengairan sawah masyarakat.
“Kita memang dituntut melakukan efisiensi anggaran, namun terkait soal infrastruktur atau irigasi peretanian yang rusak, ini tentu perlu disikapi segera. Sebab menyangkut hajat hidup orang banyak,” ujar John Kenedy Azis.
Sehubungan itu, Bupati menginstruksikan kepada Sekda dan Kepala Dinas PU untuk segera merancang perbaikan irigasi Asam Pulau dan dapat memprioritaskannya tahun ini.
“Prioritaskan tahun ini agar sawah masyarakat mendapat pengairan yang memadai. Untuk jalan, kita rencanakan pembangunannya pada tahun 2026 karena kondisinya terlihat masih memungkinkan untuk melayani kebutuhan transportasi masyarakat,” tambahnya.
Instruksi bupati tersebut disambut positif oleh Rahmad Mahmudal, putra asli Anduriang, yang mewakili aspirasi warga setempat. (213)












