Parik Malintang – Bupati – Wakil Bupati Padang Pariaman, H. John Kenedy Azis – Rahmat Hidayat agendakan kegiatan bersepeda santai dua kali sebulan. Pada Sabtu (26/4) kemarin, John Kenedy Azis – Rahmat Hidayat (JKA-Rahmat) bersepeda santai bersama para Kepala OPD di dari Kecamatan IV Koto Aua Malintang ke Kecamatna Sungai Limau. Rute yang cukup panjang, sekitar 50 kilometer.
Bagi Bupati bersepeda sudah jadi kegiatan yang biasa. Sebab, di setiap akhir pekan, jika tidak ada agenda penting, dia selalu bersepeda. Kandang dengan rute lebih panjang. Bisa sampai 60 – 70 kilometer. Namun, program yang mereka buat kini dimaksudkan bukan sekadar buat berolahraga, tapi untuk mendekatkan diri dengan masyarakat.
Pada saat bersepeda Sabtu kemarin, misalnya, JKA – Rahmat dan para Kepala OPD lainnya menhyempatkan diri meninjau ruas-ruas jalan yang rusak, yang putus dan irigasi yang bobol serta sarana pemerintah yang patut diperbaiki. Terakhir, di garis finish, Puskesmas Sungai Liamu, John Kenedy Azis-Rahmat juga sempat berdialog, menampung aspirasi dari para pelayan kesehatan.
“Iya, melalui kegiatan ini kita berharap bisa melihat langsung bagaimana kondisi dan apa yang diharapkan masyarakat Padang Pariaman. Jelasnya, sambil berolahraga, kita menemui dan menampung aspirasi masayrakat,” ujar John Kenedy Azis.
Kegiatan bersepeda, Sabtu kemarin, selain diikuti sejumlah Kepala OPD, Bupati dan Wakil Bupati tampak juga diikuti sejumlah tokoh masyarakat. Disamping beberapa pemuda dan pencandu olahraga (komunitas) bersepeda.
Rute yang ditempuh rombongan bersepeda JKA-Rahmat, yaitu melintasi Nagari III Koto Amal Selatan, Nagari Gasan Gadang hingga Nagari Kuranji Hilir. Finish di Puskesmas Sungai Limau.
Diperjalanan, Bupati-JKA yang tampak juga didampingi Sekretaris Daerah Rudi Rilis, sempat menemukan beberapa persoalan. Persoalan itu disampaikan langsung oleh masyarakat. Antara lain mengenai pemekaran nagari, kerusakan jalan, saluran irigasi yang tidak berfungsi, serta lahan perkebunan yang belum dimanfaatkan secara optimal.
Kemduian, juga menijau tambak udang yang tidak berizin dan beberapa tambak yang sudah tidak beroperasi. Di Puskesmas Sungai Limau yang menjadi pemberhentian terakhir, Bupati dan Wakil Bupati berdialog langsung dengan pasien serta tenaga kesehatan yang bertugas, didampingi oleh Kepala Puskesmas. (dmn)












