RAGAM,-Dato’ Seri Utama Dr. Rais Yatim politisi Malaysia berdarah Minangkabau asal kecamatan Palupuh Agam . Saat ini Rais menjadi Ketua Dewan Negara Malaysia sejak 2 September 2020. Menteri Informasi, Komunikasi, dan Kebudayaan Malaysia. Ia telah menjabat menteri sejak tahun 1978 dan juga anggota DPR dari United Malays National Organisation (UMNO), partai terkemuka di koalisi Barisan Nasional yang berkuasa.
Tokoh negara jiran Malaysia ini berkunjung ke kabupaten Agam. Kunjungan nya itu dimaksudkan untuk mempererat hubungan raso badunsanak, para pemimpin Agam khususnya dengan pemuka masyarakat Nagari Kamang Tangah Anam Suku Kecamatan Kamang Magek, Rabu (10/5).
Pertemuan silaturahmi terebut berlangsung di gedung serba guna Tuangku Nan Renceh Bansa Kamang Tangah. Tentu saja hadir Bupati Agam, DR.H. Andri Warman. Dia didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam, Isra M,Pd, Kabid Kebudayaan Disdikbud Agam, Jufri,M.Pd, Camat Tilatang Kamang Agam, Ifradi, Pj.Wali Nagari Kamang Tangah Anam Suku, Em Fandra dan Budi Perwira Negara pemuka masyarakat yang juga Kepala Kebagpol Kabupaten Agam.
Di sela-sela pertemuan silaturahmi, YB, Tan Sri Dato Seri Utama DR.Rais Yatim menjelaskan, hubungan kekerabatan dalam mempertahankan adat dan seni budaya Minangkabau sebagai jati diri jangan sampai punah, walau dipengaruhi dengan berbagai bahasa yang cukup tren saat ini yang selalu menggunakan bahasa asing.
Selaku orang Minangkabau, jelas YB, Tan Sri Dato Seri Utama DR.Rais Yatim putra asal Lariang Palupuah Kabupaten Agam itu, hubungan kekerabatan bakampung baganagari sangat perlu dipertahankan melalui adat budaya, karena adat budaya adalah mempersatukan dan memperkuat raso badunsanak sebagai jati diri masyarakat Minangkabau.
Sekaitan falsafah Adat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) merupakan salah satu filosofi hidup yang dipegang dalam masyarakat Minangkabau, yang menjadikan Islam sebagai landasan utama dalam tata pola perilaku dalam nilai-nilai kehidupan.
Dengan kata lain, Adat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah merupakan kerangka kehidupan sosial baik horizontal-vertikal. Adat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullahdi bagi masyarakat Minang merupakan sebuah jati diri yang lahir dari sebuah kesadaran sejarah dan pergumulan tentang perjuangan dan hidup. Masuknya agama Islam dan berpadu dengan adat istiadat melahirkan kesepakatan luhur.
Bahwa seluruh alam semesta merupakan ciptaan Allah SWT dan menjadi ayat-ayat dengan tanda-tanda kebesaranNya, memaknai keberadaan manusia sebagai khalifatullah di dunia.
Bupati Agam DR.H. Andri Warman menyambut dengan senang hati, atas adanya kunjungan silaturahmi YB, Tan Sri Dato Seri Utama DR.Rais Yatim bersama Puan Sri Masnah putra asal Lariang Palupuah Kabupaten Agam itu tidak lain kunjungan silaturahmi dalam mempererat hubungan raso badunsanak bakampuang banagari.
Selaku Bupati Agam mengucapkan terima kasih, atas kunjungan silaturahmi YB, Tan Sri Dato Seri Utama DR.Rais Yatim bersama Puan Sri Masnah, kedepannya diharapkan dapat berlanjut dalam mempererat hubungan antara kampuang dengan rantau, harap Andri Warman. (Kasnadi)












