PAINAN-Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar mengucapkan selamat merayakan Idul Fitri 1444 H, taqobbalallohu minna wa minkum, minal aidin wal faizin.
“Kiranya amal ibadah kita selama bulan suci Ramadhan diterima oleh Allah SWT, dan ramadhan tahun ini menjadi ramadhan terbaik dan mengantarkan kita menjadi insan yang bertaqwa,” harap Bupati Rusma Yul Anwar ketika Idul Fitri 1 Syawal 1444 H, Sabtu (22/4) di lapangan GOR Ilyas Yakup Painan.
Pada kesempatan itu bupati juga memohon maaf lahir dan bathin atas segala khilaf dan kesalahan. “Semoga di hari yang fitri ini kita saling memaafkan dan segala dosa kita akan mendapatkan ampunan dari Allah SWT,” katanya.
Bupati menyampaikan rasa syukur, lebaran tahun ini dapat dirayakan dalam suasana yang lebih leluasa jika dibandingkan dengan kondisi tiga tahun terakhir disaat negeri ini dilanda pandemi covid-19.
Kondisi pada waktu itu dimana Pemerintah terpaksa melakukan berbagai pembatasan aktivitas sehingga momentum lebaran tidak bisa kita manfaatkan secara utuh untuk bersilaturahmi dengan sanak famili, apalagi dengan dunsanak kita dari perantauan.
“Saat ini ketika pandemi sudah dilewati dan aktivitas sosial kemasyarakatan tidak lagi ada pembatasan, suasana lebaran dengan bisa kita jalani dengan penuh sukacita tanpa dihantui rasa takut dan khawatir adanya penyebaran virus corona”, tambahnya.
Bupati sempat menyatakan bahwa tantangan terberat yang hadapi diawal kepemimpinan bersama Rudi Hariyansyah adalah masa transisi penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi.
Dampak pandemi di semua sektor memerlukan upaya penanganan yang serius dan komprehensif, sementara Daerah kita memiliki banyak keterbatasan. Pada kondisi itu, praktis seluruh sumberdaya yang ada harus dioptimalkan untuk menangani pandemi dan langkah – langkah pemulihan ekonomi.
Selanjutnya, juga diungkapkan kondisi capaian IPM berhasil naik dari 70,03 menjadi 70,84. Diikuti pertumbuhan ekonomi naik dari 3,47 persen menjadi 4,02 persen. Dan juga terjadi penurunan angka pengangguran terbuka dari 5,97 persen menjadi 4,61 persen serta tingkat kemiskinan dari 7,92 persen menjadi 7,11 persen.
Bupati mengapresiasi bahwa pasca pandemi semua pihak mampu melakukan adaptasi dengan cukup baik dan berhasil menempatkan kembali kerangka pembangunan pada track yang semestinya.
Hal tersebut dilihat dari tren perkembangan positif pada berbagai indikator makro pembangunan tersebut, meskipun kita belumlah yang terdepan di Sumatera Barat.
“Mudah – mudahan kondisi ini menjadi pertanda baik yang makin menguatkan kita bersama untuk terus bersinergi, bangkit dan kembali pulih dari dampak pandemi yang sangat memberatkan”, tambahnya. (son)












