Asrul Datuk Kodo Dinobatkan sebagai Maestro Seni Tradisi

Limapuluh Kota – Aset seni tradisi kebanggaan asal Luak Limopuluah dan pelakunya meraih pengakuan secara nasional di ajang Apresiasi Kebudayaan Indonesia (AKI) 2022 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia.

Raihan itu dicatat oleh Seni Basijobang dan Bakajang yang memperoleh Sertifikat Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) bersama 200 karya budaya lainnya se-Indonesia. Dan, pelaku seni tradisi Asrul Dt. Kodo dinobatkan sebagai Maestro Seni Tradisi.

Kabar menggembirakan itu terungkap pada kegiatan malam AKI Tahun 2022 yang digelar oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Kebudayaan Kemendikbudristek di Plaza Insan Berprestasi Jakarta, Jumat malam (9/12). Penghargaan nasional untuk Limapuluh Kota tak lepas dari tekad Pemkab melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, untuk melestarikan Adat dan Budaya Luak Limopuluah.

Termasuk yang disasar adalah Sertifikat WBTB sebagai langkah kongkret untuk melindungi dan memberdayakan adat budaya yang telah menjadi ciri khas suatu komunitas, masyarakat dan wilayah. Kiprah Limapuluh Kota di AKI 2022 juga tak lepas dari proses pembinaan dan pengusulan Disdikbud semenjak Febuari lalu. Ajang AKI merupakan bentuk penghargaan dan dukungan pemerintah bagi pelaku budaya yang telah mendedikasikan dirinya untuk menghasilkan karya bagi kemajuan kebudayaan.

Baca Juga  Bupati Cup I Resmi Bergulir, Diikuti 24 Tim Siap Berlaga

Tahun 2022, sebanyak 718 usulan dari 34 Provinsi didaftarkan untuk dinilai menjadi WBTB Indonesia. Melalui sidang penetapan, sebanyak 200 usulan resmi menjadi WBTB Indonesia dan Sumatra Barat menerima 19 sertifikat WBTB yang salah duanya adalah Seni Sijobang dan Bakajang.

Sementara itu, untuk pelaku budaya, dalam tahap pelaksanaannya, Kemendikbudristek menerima 398 usulan calon penerima di tahun 2022 dari 34 provinsi yang disampaikan melalui Pemerintah Daerah dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen Kebudayaan dan terbagi ke dalam tujuh kategori, diantaranya Gelar Tanda Kehormatan dari Presiden RI, Pelopor dan Pembaru, Maestro Seni Tradisi, Pelestari, Anak dan Remaja, Lembaga, dan Media.

Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, menyambut baik atas ditetapkannya Sijobang dan Bakajang menjadi dua dari 1.728 WBTB Indonesia yang telah ditetapkan serta dikukuhkannya Asrul Dt. Kodo sebagai Maestro Seni Tradisi. “Kami mengapresiasi Kemedikbudristek yang berupaya menjaga keberlangsungan seni maupun budaya yang ada di daerah dan serta jadi penguat komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan seluruh kebudayaan yang berasal dari Limapuluh Kota,” ujarnya.

Baca Juga  Nagari Sitapa Tembus Babak Tiga Besar Nagari Terbaik Sumatera Barat

Selain itu, Bupati Safaruddin juga mengucapkan terimakasih kepada Asrul Dt. Kodo, yang telah konsisten mempertahankan keberlangsungan seni Sijobang. “Penyematan Maestro Seni Tradisi ini dapat jadi momentum menggairahkan kembali tradisi Sijobang yang mulai luntur di tengah masyarakat, serta tertumpang harapan pada Asrul Dt. Kodo, untuk dapat membina generasi muda guna mewarisi kesenian yang menjadi salah satu kearifan lokal di Limapuluh Kota,” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Disdikbud Limapuluh Kota Retyanda, mengucapkan terimakasih kepada Asrul Dt. Kodo, yang telah mengharumkan nama Limapuluh Kota di kancah nasional, begitupun dengan masyarakat Gunuang Malintang dan pegiat seni Sijobang di Nagari Sungai Talang. “Penetapan WBTB ini bukan proses akhir, justru harus menjadi semangat dan tindak lanjut dalam memajukan kebudayaan di Limapuluh Kota,” ucapnya. 207