Limapuluh Kota – Gerakan lihat sampah ambil (Gelisa) yang dicanangkan SD IT Bustanul Ulum, Nagari Situjuah Banada Dalam, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, salah satu inovasi dalam mendukung program Limapuluh Kota bersih lingkungan (Mahkota Berlian). Program Gelisa itu sejalan dengan keinginan Ketua PKK Limapuluh Kota Nevi Safaruddin, yang gencar mengampanyekan lingkungan bersih, baik itu di pekarangan, sekolah maupun fasilitas umum.
Walinagari Situjuah Banda Dalam Lakon Siska, kepada wartawan, Sabtu (3/9), mengatakan, inovasi ini tentunya dapat menjadi contoh baik bagi sekolah lain di Limapuluh Kota dalam menanamkan perilaku hidup sehat dan bersih sejak dini. “Kita sangat mendukung penuh kegiatan ini, karena kita ingin Kabupaten Limapuluh Kota umumnya dan Situjuah Banda Dalam khususnya, bisa bebas sampah melalui program Mahkota Berlian yang telah dicanangkan oleh ibuk Ketua PKK Limapuluh Kota beberapa waktu lalu,” ujarnya.
Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, saat meluncurkan program Gelisa, beberapa waktu lalu, mengatakan, inovasi ini tentunya dapat menjadi contoh baik bagi sekolah lain di Limapuluh Kota, dalam menanamkan perilaku hidup sehat dan bersih sejak dini. “Kita sangat mendukung penuh kegiatan ini, karena kita ingin Kabupaten Limapuluh Kota bebas sampah melalui program Mahkota Berlian yang telah kita canangkan beberapa waktu lalu,” ucap Safaruddin.
Menurut bupati, untuk mewujudkan kebersihan lingkungan serta prilaku hidup yang cinta kebersihan, harus digalakkan secara bersama dengan penerapan gerakan itu. Dan juga dapat dilaksanakan bagi seluruh masyarakat yang ada di Limapuluh Kota. “Kita juga sudah meminta kepada Walinagari Situjuah Banda Dalam Lakon Siska, untuk mengalokasikan dana nagari dalam hal pengelolaan sampah di nagari. Sehingga inovasi yang diluncurkan SD Bustanul Ulum dapat terintegrasi dengan program pengelolaan sampah yang ada di nagari,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Bustanul Ulum Syahri Syahbudin, secara terpisah, menuturkan, kegiatan Gelisa merupakan suatu gerakan yang coba diangkat dalam memperkuat program yang telah dilaksanakan di SD IT Bustanul Ulum. Program yang diterapkan di Bustanul Ulum dilatarbelakangi oleh keberhasilan nagari tetangga Situjuah Batua, yang telah berprestasi hingga tingkat Sumatera Barat serta berhasil menggerakkan masyarakat menjaga kebersihan lingkungan. “Program ini diharapkan dapat diterapkan peserta didik, baik di sekolah maupun di rumah sebagai upaya menuju lingkungan bersih dan sehat,” ucapnya. 207












