PARIAMAN – Kelompok Wanita Tani (KWT) Nuansa Indah, Kelurahan Kampung Jawa, Kota Solok kunjungi KWT Anggrek Bulan Desa Kampung Baru Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman, Senin (7/2).
Ketua KWT Nuansa Indah Trisnaini mengatakan bahwa dalam kunjungan ke KWT Anggrek Bulan Bunda mengikutsertakan 25 orang anggota .Kedatangan mereka disambut baik oleh Ketua KWT Anggrek Bulan Bunda Afrianti beserta anggota, juga didampingi oleh Sekretaris Dinas Pertanian Pangan Perikanan Kota Pariaman Bapak Ferialdi beserta staff dan PPL Pertanian yang bertugas di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman.
Ketua KWT Nuansa Indah Trisnaini mengatakan bahwa KWT yang dipimpinnya baru berjalan selama satu tahun, juga baru mulai berkembang. Untuk lebih memajukan lagi KWT ini, maka, Ia dan rombongan datang berkunjung ke KWT Anggrek Bulan Bunda
“Kami mendengar KWT Anggrek Bulan yang sudah sering ikut pameran di provinsi, apalagi kami mendengar dari Bapak Ferialdi, bahwa saat ini KWT Anggrek Bulan sudah punya koperasi,” Ucapnya.
Dikatakannya, tujuannya datang untuk melakukan study tiru, tentang bagaimana cara mengembangkan KWT agar bisa berkembang lebih baik, dan bagaimana cara mengelola dana bantuan KRPL yang diberikan ke KWT agar bisa termanfaatkan dengan baik, sekaligus kami ingin mengetahui seperti apa cara yang dilakukan oleh KWT Anggrek Bulan sehingga mempunyai anggota yang sangat kompak sekali
Sekdis PPP Kota Pariaman, Ferialdi mengatakan KWT Anggrek Bulan Desa Kp.Baru merupakan KWT yang sudah berkembang, bahkan berkat usaha dan kekompakan anggotanya, sekarang KWT Anggrek Bulan sudah mempunyai Koperasi yang baru berjalan satu tahun. Koperasi ini sudah mempunyai badan hukum, berkat bantuan dari Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman. Dalam jangka waktu satu tahun sudah berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp.30 Juta dari simpanan pokok dan simpanan wajib anggota .
“Saya rasa sangat tepat sekali KWT Anggrek Bulan menjadi tempat study tiru bagi KWT Nuansa Indah yang baru saja berkembang. Intinya kita harus kompak dan satukan persepsi serta niat untuk memajukan KWT, karena banyak KWT yang baru tumbuh tidak berjalan dan berkembang karena mereka tidak tau apa yang akan mereka lakukan”ungkap Ferialdi. (agus)












