RAMBATAN – Ada kelas khusus di Pesantren Darul Ulum, Padang Magek, Rambatan Tanah Datar, yang muridnya rata rata berumur di atas 50 tahun. Jumlah mereka sekitar 40 orang.
Sebahagian besar perempuan yang sudah jadi nenek-nenek. Sedikit laki lakinya, itu pun sudah kakek kakek.
Ada yang datang dari Batusangkar seperti M.Yunus dan keluarga. Tapi umumnya dari Nagari Padang Magek, yang dominan asal Jorong Pauh, di antaranya Suafri May dan keluarga.
Semangat mereka menuntut ilmu agama sangat luar biasa. Setiap petang rabu setelah shalat isya, semua duduk melingkar bersama guru mereka, H. Jakfar Tuanku Imam Mudo, hingga pukul 23:00 Wib.
Kelas yang dinamakan santri lansia ini, datang sekali sepekan belajar memperbaiki ibadah dan menambah do’a amalan sehari hari.
“Mereka datang ingin mengaji, tentang ilmu beribadah. Beribadah itu ada ilmunya. Itulah yang dipelajari. Bagaimana supaya ibadah sehari hari bisa dilakukan dengan sempurna,” kata Tuangku Jakfar Imam Mudo.
M. Yunus dari Batusangkar telah setia tiba ke Darul Dlum, sejak dua tahun lebih. Biasanya ia tiba mengikuti wirid zikir.
Sejak Pesantren Lansia dibuka di Darul Ulum, sekitar beberapa bulan lalu, Yunus langsung bergabung. Dia dan istrinya, tampak senang. Begitu juga santri lansia lainnya. Terlihat mereka ceria mengikuti.
Untuk mendaftar menjadi santri lansia, ini tidak sulit. Boleh datang saja dan bergabung setiap petang rabu dengan kelas yang sudah ada. Terutama bagi perorangan.
Bila ada yang ingin membuat kelas baru, berkelompok, bisa diatur hari belajarnya, dengan Tuanku Jakfar. Asalkan jadwalnya setelah shalat isya.
Silahkan datang ke Ponpes Darul Ulum, Jorong Guguk Gadang, Nagari Padang Magek, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. (Jas)












