PADANG – Tiga pejabat calon Sekda Propinsi dipastikan lolos seleksi paparan makalah yang dilakukan di istana gubernur, Jumat (25/6) lalu. Tiga nama yang dipastikan tiga besar dari delapan orang peserta seleksi itu adalah Andri Yulika (Atau Ahli Bidang SDM Pemkot Padang) Hansastri (Kepala Bappeda Sumbar) dan Yozawardi Usama Putra (Kadis Kehutanan Provinsi Sumbar).
Berdasarkan surat pengumuman nomor 800/4402/BKD/2021 tanggal 26 Juni tentang hasil seleksi jabatan pimpinan tinggi madya sekretaris daerah provinsi Sumatera Barat yang ditandatangani ketua panitia Hamdani, ketiga pejabat itu ditetapkan sebagai peserta seleksi lulus terbaik.
Berbeda dengan pengumuman hasil delapan besar sebelumnya nama nama yang lulus tidak berdasarkan huruf abjad, pada pengumuman tugas besar diurutkan berdasarkan abjad. Ketika pengumuman delapan besar, nama Yozawardi berada di urutan pertama, sedangkan nama Hansastri diurutan ketiga dan Andre Yulika urutan lima .
Dengan demikian berkembang penafsiran, pada pengumuman delapan besar, Yozawardi peraih nilai tertinggi, Hansastri di posisi ke tiga atau setingkat di bawah Mawardi Dedi (Kadis Pelayanan Terpadu Satu Pintu ). Sedangkan Andre Yulika hanya di posisi kelima di bawah Zefnihan (Kepala Bappeda Sijunjung) yang menjadi juara empat.
Tapi setelah ke delapan peserta itu mengikuti seleksi terakhir dalam bentuk wawancara, tiga terbaik diperoleh Andre Yulika, Hansastri dan Yozawardi Usama Putra.
Karena pada pengumuman itu nama ke tiga peserta yang lulus tidak diurutkan di sadarkan abjad, maka nilai siapa yang tertinggi tidak diketahui. Artinya ketiga peserta memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan Surat Keputusan Mendagri untuk dilantik menjadi Sekda .
Selanjutnya ketiga nama itu diusulkan kepada Mendagri untuk mendapatkan persetujuan satu orang calon untuk dilantik. Siapa diantara tiga nama itu yang akan direkomendasi Mendagri untuk menjadi Sekda definitif? Kita tunggu saja.
Salah seorang dari tiga terbaik itu Yozawardi yang sempat dihubungi mengatakan bahwa pihaknya mematuhi apa pun keputusan pimpinan. “Jabatan ini adalah masalah kepercayaan dan bagi saya jabatan itu amanah dari Tuhan, saya serahkan sepenuhnya kepada pimpinan ” katanya. (M.Khudri)












