PADANG – Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia membangun 500 unit hunian tetap (huntap) bagi korban bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat dengan memanfaatkan Sepablock produksi PT Semen Padang.
Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Padang, Chaidir Chua, mengatakan pembangunan difokuskan di dua wilayah terdampak signifikan, yakni Kota Padang dan Kabupaten Agam.
Sebanyak 340 unit huntap dibangun di kawasan Air Dingin, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, sementara 160 unit lainnya berlokasi di Kabupaten Agam.
“Kedua wilayah ini terdampak parah akibat banjir bandang dan tanah longsor. Banyak warga kehilangan tempat tinggal sehingga kebutuhan hunian yang layak menjadi prioritas,” ujar Chaidir.
Ia menjelaskan, pemilihan Sepablock bukan tanpa alasan. Material ini memiliki desain presisi dan sistem interlock yang mempercepat proses pembangunan.
Selain itu, Sepablock dirancang dengan rongga khusus yang berfungsi sebagai peredam panas, sehingga sirkulasi udara di dalam rumah lebih baik dan suhu ruangan tetap sejuk.
Penggunaan produk turunan semen dari PT Semen Padang ini juga dinilai efisien dan ramah konstruksi karena mengurangi penggunaan mortar secara berlebihan.
Melalui pembangunan 500 huntap ini, Yayasan Buddha Tzu Chi berharap masyarakat terdampak bencana di Sumbar dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal. (*)












