Padang  

Yayasan Bersengketa, Gaji Guru SMA PGRI 1 Padang Terkatung-katung

Ilustrasi

PADANG – Sengketa Yayasan PGRI berimbas kepada guru-guru di SMA PGRI 1 Padang. Puluhan guru tersebut kini menunggu pembayaran gaji yang ditahan yayasan yang menjalankan kegiatan sekolah tersebut.

Wakil Kesiswaan SMA PGRI 1 Padang Noviyenni menyatakan ditahannya pembayaran gaji itu, karena para guru tidak mau menandatangani pakta integritas yang disediakan pihak yayasan.

Dikatakan, pihaknya sebenarnya tidak ada persoalan siapa yang menjalankan yayasan selama tidak ada intervensi terhadap siswa dan proses belajar mengajar di sekolah.

“Namun akhir-akhir ini nampaknya pihak yang menjalankan yayasan mulai melakukan intervensi,” katanya.

Dia menjelaskan, saat ini sengketa yayasan itu sedang dalam proses hukum. Dalam dua putusan pengadilan, Yayasan PGRI Sumatera Barat memenangkan gugatan atas Yayasan PGRI Padang Sumatera Barat.

“Kini proses hukumnya masih berjalan di Mahkamah Agung. Namun pihak Yayasan PGRI Padang Sumbar sudah mengklaim mereka sebagai pemenang dan menjalankan sekolah,” katanya didampingi Wakil Kurikulum Desiarti.

Dia meminta pihak yayasan agar memisahkan proses sengketa yang kini sedang berjalan dengan operasional sekolah. “Silakan mereka bersengketa, tapi operasional sekolah jangan sampai terganggu. Kami para guru hanya meminta hak kami setelah kami melaksanakan pekerjaan. Kasihan karena banyak diantara kami yang berstatus honorer,” pungkasnya. (mbeng)