Walikota mengatakan Kota Pariaman bisa melakasanan kegiatan latihan bersama sepatu roda karena saat ini berada pada zona kuning. Namun kegiatan ini tidak seperti tahun sebelumnya, dimana saat ini keluarga akan dibatasi mendampingi peserta sehingga tidak terlalu ramai. Sirkuit sepatu roda Pantai Cermin Kota Pariaman berstandar nasional dan satu-satunya yang ada di Sumatera Barat.
Genius berharap dengan adanya kegiatan ini, silaturahmi sesama peserta club akan tetap terjalin meskipun pada umumnya semua peserta bersaing. Untuk peserta dari Kota Pariaman hendaknya kegiatan ini bisa dijadikan motivasi dan melihat seperti apa strategi pemain lain sehingga bisa terpacu jiwa sportifitas.
Sementara itu Kepada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pariaman Kanderi mengatakan kegiatan ini diikuti dari beberapa dareha di Sumatera, diantaranya Medan, Aceh, Jambi, Riau dan beberapa kota/kabupaten di Sumatera Barat.
“Ada 77 kelas yang akan dipertandingkan. 57 untuk kelas senior dan 20 kelas untuk pemula. Untuk kelompok yang akan dipertandingkan ada 3 (tiga) yaitu pemula, standar dan speed. Pemula ada 70 peserta, 96 peserta speed dan 145 peserta standar. Jadi total keseluruhan peserta yang ikut latihan bersama ini sebanyak 311 peserta, “ ungkapnya.
311 peserta Fun Roller Skating Tour Race akan berlaga selama 2 (dua) hari. Mulai tanggal 3 s.d 4 Juli 2021 dengan memperebutkan piala dan medali tetap Walikota Pariaman. Olahraga mempunyai kemampuan membangun perekonomian rakyat, ini dapat terlihat bahwa di setiap aktivitas olahraga dapat dengan mudah dijumpai penjual makanan maupun minuman, kehidupan mereka tentu terbantu di tengah permasalahan perekonomian bangsa. Tidak berlebihan bila olahraga saat ini merupakan salah satu bagian dari faktor pendukung ekonomi di Kota Pariaman.
“Jadikan latihan bersama ini sebagai ajang bersilahturrahmi sesama atlet sepatu roda, dengan itulah disadari betul bahwa kesamaan yang kita miliki haruslah melahirkan rasa sportivitas diantara kita semua sekaligus dapat mengasah bakat, sehingga atlet Kota Pariaman mampu berprestasi ditingkat nasioal bahkan international, “tutupnya. (agus)












