Agam  

UNP, UPSI, dan EdUHK Teliti Kualitas Udara di Sekolah: SMPN 1 Canduang Jadi Lokasi Penelitian Internasional

AGAM – Departemen Fisika FMIPA Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar penelitian internasional terkait kualitas udara dalam ruangan sekolah di SMPN 1 Canduang, Kabupaten Agam, Selasa (11/2).

Penelitian ini merupakan hasil kolaborasi UNP dengan Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia dan The Education University of Hong Kong (EdUHK).

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam yang diwakili oleh Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Aslim.

Dalam sambutannya, Aslim menyampaikan harapannya agar penelitian ini berjalan lancar dan dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekolah.

Meneliti Kualitas Udara di Sekolah untuk Kenyamanan Belajar

Prof. Dr. Asrizal, dosen Departemen Fisika FMIPA UNP yang juga menjadi ketua tim penelitian, menjelaskan bahwa kualitas udara dalam ruang kelas berperan penting dalam mendukung kesehatan siswa dan tenaga pendidik selama proses belajar mengajar.

Baca Juga  Ini Tujuh Kawasan Perdesaan Agribisnis di Agam

“Udara yang bersih dan sehat di ruang kelas, kantor guru, serta kantin sekolah akan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman. Hal ini berpengaruh terhadap konsentrasi dan kesehatan siswa yang menghabiskan waktu hingga delapan jam di sekolah setiap harinya,” ujar Prof. Asrizal.

Penelitian ini berfokus pada implementasi peningkatan kualitas udara dalam ruangan sekolah dengan berbagai metode, seperti memperbaiki ventilasi, memasang pembersih udara, dan melakukan pemantauan kualitas udara secara berkala.

Dukungan Pihak Sekolah dan Antusiasme Siswa

Plt. Kepala SMPN 1 Canduang, Yurnalis menyambut baik pelaksanaan penelitian ini. Ia merasa bangga karena sekolahnya dipercaya sebagai lokasi penelitian internasional.

“Kami sangat berterima kasih kepada tim peneliti dari UNP, UPSI, dan EdUHK atas kesempatan ini. Semoga hasil penelitian ini bisa menjadi rujukan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih sehat dan nyaman,” ujarnya.

Baca Juga  Rian Rendi, Anak Muda Asal Bawan IV Nagari Terpilih Menjadi Anggota Delegasi KTT Pemuda di Istambul Turki

Fitra Netti selaku panitia penyelenggara, menambahkan bahwa penelitian ini melibatkan 100 siswa dan guru sebagai partisipan.

Ia mengapresiasi jalannya penelitian yang berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari semua pihak.

Tim peneliti terdiri dari akademisi lintas negara, di antaranya Prof. Dr. Asrizal (UNP), AP. Dr. Deng Wenjing, Prof. Wing-Kei Keith Ho, dan Prof. Dr. Tho Siew Wei.

Penelitian ini mengusung tema “The Implementation of School-Based Indoor Air Quality (IAQ) Program in Indonesia and Malaysia: An International STEM Survey Study”, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya udara sehat di lingkungan sekolah.

Dengan adanya penelitian ini, diharapkan semakin banyak sekolah yang menerapkan standar kualitas udara yang baik demi kesehatan dan kenyamanan seluruh warga sekolah.(*)