Hendri Nova
Wartawan Topsatu.com
Matahari baru naik sepenggalah, saat Susi, salah seorang anggota Kelompok Tani Harmony Desa Gamesan, Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara (Malut), memasuki kebun jagung manis hasil binaan CSR PT Antam Tbk UBPN Malut.
Hari itu, ia mau melihat untuk terakhir kalinya, embun yang menetes dari rambut yang keluar dari buah jagung yang selama ini ia rawat sejak kecil. Esok, ia tidak akan bisa melihatnya lagi, karena siangnya jagung-jagung itu sudah dipanen dalam acara panen perdana.
“Saya suka aromanya yang semerbak wangi di pagi hari,” ujarnya, sembari memainkan embun yang menetes di rambut jagung.
Ia mengenang, jika lahan tempat tumbuhnya jagung saat ini, merupakan lahan yang belum produktif. Berkat campur tangan MIND ID, dengan menjadi mitra binaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), lahan itu kini bisa menghasilkan 3.352 tongkol jagung.
Kesuksesan mengubah lahan tak produktif itulah yang akan dirayakan dengan acara panen perdana jagung manis. Poktan Harmony merupakan mitra binaan TJSL Anggota MIND ID, Antam UBP Nikel Maluku Utara.
MIND ID melalui Antam memang terus berupaya melakukan pembinaan terhadap masyarakat, melalui berbagai program TJSL, khususnya kepada masyarakat lokal di sekitaran atau ring satu area tambang.
Sekretaris Perusahaan MIND ID, Heri Yusuf mengatakan melalui Antam, Holding BUMN sektor pertambangan tersebut sejalan dengan sinergi berdaya, terus berupaya memberikan dampak bagi perekonomian masyarakat di sekitar area tambang, salah satunya upaya yang dilakukan bersama Poktan Harmony.
“Kami dari MIND ID sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada komitmen para anggota Poktan Harmony karena telah bersinergi dengan Antam dalam pengembangan kebun hortikultura jagung,” ucap Heri Yusuf.
Menurutnya, saat smelter beroperasi pada 2023, kebutuhan akan bahan pangan hortikultura seperti jagung dan juga buah-buahan di wilayah sekitar smelter akan terus meningkat. Antam tercatat menyiapkan lahan seluas enam hektar yang dijadikan lahan pertanian hortikultura di wilayah UBP Nikel Maluku Utara.
Heri mengatakan, MIND ID terus melakukan upaya juga inisiatif untuk mengembangkan berbagai program TJSL perusahaan, salah satunya pengembangan kebun holtikultura. Melalui pengembangan itu, diharapkan bisa memberikan manfaat bagi perekonomian juga meningkatkan kesejahteraan para petani di sekitar wilayah UBP Nikel Maluku Utara.
“Ke depan semoga pengembangan sektor hortikultura melalui program TJSL perusahaan akan semakin mampu meningkatkan pendapatan masyarakat. Panen perdana jagung ini kami lakukan di atas lahan yang belum produktif,” kata Heri.
MIND ID, lanjut Heri, akan terus memberikan dukungan penuh agar masyarakat lokal di sekitaran wilayah tambang, bisa lebih mandiri secara ekonomi. Ia pun mendorong agar tetap semangat dan bersinergi antara Antam dan masyarakat sekitar tetap terjaga.
Sebagai anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID, ANTAM senantiasa berupaya membina dan mengedukasi masyarakat melalui berbagai program CSR, terutama kepada masyarakat lokal yang berada di lingkar tambang.
Sementara Wakil Bupati Halmahera Timur, Anjas Taher dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Antam UBP Nikel Maluku Utara yang telah membina dan membantu masyarakat dalam meningkatkan ekonomi kreatif.
“Kami, pemerintah daerah sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada PT Aneka Tambang Tbk, grup MIND ID yang sudah berkontribusi besar dalam pelaksanaan program-program TJSL salah satunya dengan pengembangan untuk sektor pertanian,” kata Anjas.
Tak hanya membina perekonomian masyarakat area ring satu, MIND ID juga ikut serta dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Baru-baru ini anggota grup MIND ID, di antaranya, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023 dengan melakukan program penanaman 4,99 juta pohon di atas area seluas 4.541 hektar di kawasan pascatambang, wilayah aliran sungai (DAS) dan area pesisir.
Anggota lainnya, melalui PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang konsisten melakukan upaya konservasi terumbu karang di Pulau Pahawang, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Selain itu, perusahaan tambang batu bara tersebut pun melakukan reklamasi di lahan seluas 2.146,83 hektar sepanjang 2022.
Ada pula PT Freeport Indonesia (PTFI) yang sukses menanam pohon sebanyak 2,6 juta mangrove di lahan seluas 450 hektar. Selanjutnya, ada PT Inalum yang sukses melakukan penanaman lebih dari 616 ribu bibit pohon sepanjang 2022.
Terakhir, upaya pelestarian lingkungan hidup dilakukan anggota MIND ID, PT Timah Tbk (TINS), yang melakukan penanaman 18.100 pohon mangrove di beberapa wilayah operasional tersebar di Kabupaten Bangka-Belitung. PT Timah pun melakukan pengembangan Kampoeng Reklamasi Air Jangkang yang dijadikan wilayah destinasi wisata di Pulau Bangka.
Sekretaris Perusahaan MIND ID Heri Yusuf mengatakan, peran MIND ID dalam upaya pelestarian lingkungan hidup sudah berada pada tataran praksis, di mana beberapa program peduli lingkungan melalui berbagai skema sudah dilakukan oleh perusahaan-perusahaan tambang di bawah naungan MIND ID.
“Dalam rangka memperingati hari Lingkungan Hidup Internasional kita terus berupaya memberikan contoh sebagai holding pertambangan yang mengedepankan keberlanjutan dan ramah lingkungan,” kata Heri Yusuf, Selasa (6/6/2023).
Heri mengatakan kepedulian MIND ID terhadap isu lingkungan hidup dibuktikan melalui upaya nyata dalam menjalankan program berkelanjutan seperti melakukan penanaman pohon, reklamasi, dan yang lainnya.
Selain itu, MIND ID pun terus mendorong seluruh anggota perusahaannya untuk bergerak dan menginisiasi transisi energi di setiap operasionalnya. Ada tiga pilar utama dekarbonisasi yang diterapkan MIND ID, meliputi avoid (menghindari), reduce (mengurangi), dan mitigate (memitigasi).
“Pilar itu menjadi bagian dari upaya MIND ID menyukseskan program penurunan karbon hingga mencapai target Net Zero Emissions pada 2060 mendatang,” ujar Heri.
MIND ID berhasil terpilih sebagai salah satu peserta dengan booth terbaik di perhelatan Indonesia GREEN (Indogreen) Forestry Environment Expo 2023, di Jogja Expo Center (JEC), pada awal Maret 2023, lalu. Acara tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK).
BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID bersama dengan anggotanya yakni PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT INALUM, PT Timah Tbk selama pameran berlangsung menunjukkan komitmen untuk menjalankan setiap praktik penambangan sesuai dengan prinsip good mining practice, mengedepankan pertambangan berkelanjutan.
Tidak hanya berkelanjutan pada sisi operasional bisnis, namun juga ekosistem alamnya. Selain itu, grup MIND ID juga turut mendukung program perubahan iklim melalui transisi energi yang menjadi salah satu jalan untuk mengurangi emisi karbon.
TJSL MIND ID tentunya tak hanya menyasar pembangunan ekonomi masyarakat ring satu, namun juga peduli kesehatan warga sekitar. Bersama dengan salah satu anggotanya PT ANTAM Tbk, MIND ID melakukan bakti sosial di Namlea, Kabupaten Buru. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari yang dimulai tanggal 20 hingga 24 Juni 2023 lalu tersebut bertajuk “Katong Melihat Terang.”
Katong Melihat Terang meliputi berbagai kegiatan bakti sosial yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Namlea antara lain operasi katarak, operasi bibir sumbing, pengobatan gigi dan pengobatan umum. Selain itu ada juga pemberian bantuan kesehatan, pembagian sembako, dan kegiatan lingkungan berupa penanaman bibit pohon kenari dan sukun di Desa Dava, Kecamatan Waelata.
Ada 14 warga yang dioperasi bibir sumbing, pemeriksaan gigi kepada 63 warga, operasi katarak untuk 443 bola mata, dan pemeriksaan kesehatan umum bagi 545 masyarakat. Bersamaan dengan kegiatan operasi dan pengobatan, juga dibagikan sembako sebanyak 3.000 paket.
Pada kesempatan itu juga dibagikan 100 bibit sukun premium, 25 bibit kenari raja dan 25 kenari biasa yang dibagikan dan ditanam bersama masyarakat di Desa Dava.
Direktur Manajemen Risiko dan HSE MIND ID, Nur Hidayat Udin, mengatakan program bakti sosial merupakan salah satu komitmen grup MIND ID, dalam mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya goal 1 tanpa kemiskinan, goal 3 kehidupan sehat sejahtera dan goal 15 ekosistem dan daratan.
“Kegiatan ini tidak hanya membuktikan komitmen grup MIND ID dan ANTAM pada aksi nyata program TJSL, khususnya di Pulau Buru, Maluku. Hal ini sejalan dengan peta jalan keberlanjutan MIND ID melalui pilar Community and Society dimana perusahaan ikut mendukung kesejahteraan masyarakat dan pilar Environment and Climate Change atau turut mengurangi dampak lingkungan,” kata Nur Hidayat.
Alhasil, kata dia, melalui kerja-kerja keberlanjutan tersebut bisa mewujudkan tujuan mulia MIND ID yakni melakukan eksplorasi sumber daya alam untuk membangun peradaban, kemakmuran dan masa depan yang lebih cerah.
“Ya, sesuai dengan noble purpose kami, We explore natural resources for civilization, prosperity, and a brighter future,” katanya.
Anggota MIDN ID lainnya, PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama dengan Persatuan Purnawirawan TNI AD (PPAD), Pemerintah Daerah Provinsi Papua Tengah dan kabupaten Mimika, juga Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) melaksanakan program bakti sosial bertema ‘Kitorang Melihat Terang.’ Acara ini turut dihadiri Wakil Presiden Ma’ruf Amin.
Baksos Kitorang Melihat Terang tersebut berfokus pada layanan operasi katarak dan bibir sumbing, pelayanan kesehatan umum, gigi, pembagian vitamin, hingga pemberian barang sembako. Sebanyak 78 pasien (105 biji mata) akan dilakukan operasi katarak oleh dokter dari Perdami.
Sementara, operasi bibir sumbing dilakukan oleh tim dokter dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) dengan jumlah pasien bibir sumbing sebanyak 11 orang.
Grup MIND ID, PTFI menyumbang anggaran sebesar Rp5 miliar yang diberikan dalam bentuk penyediaan paket sembako sebanyak 1.150 paket dalam kegiatan baksos Kitorang Melihat Terang. Selain itu, anggota Grup MIND ID, PTFI pun menanggung biaya transportasi dan akomodasi untuk para dokter dari RSPAD dan Perdami juga PPAD sebagai pelaksana baksos di Timika.
PTFI bersama Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) terus memberikan dukungan pada kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat melalui pembangunan dan pengoperasian rumah sakit dan beberapa klinik di wilayah Kabupaten Mimika, seperti Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Mimika, klinik di SP-9, SP-12 dan Pomako, serta klinik TB – STI (Sexual Transmission Infection). Selain itu, PTFI juga menjadi penggerak utama dalam program pengendalian malaria yang dilakukan dalam kemitraan bersama dinas Kesehatan Kabupaten Mimika.
Sementara untuk wilayah perkotaan TJSL MIND ID diwujudkan salah satu anggotanya, PT ANTAM Tbk, yang membuat program Bank Sampah Pintar. Program ini dibentuk oleh PT ANTAM Tbk melalui UBPP Logam Mulia dengan membentuk kelompok peduli sampah. Program yang terbentuk pada 2017 dan mulai dikembangkan pada 2019 ini dibuat untuk menanggulangi permasalahan sampah di area Jakarta Timur.
Dalam prosesnya, program Bank Sampah Pintar ini telah menghasilkan beragam capaian, yakni wellbeing, planet, people, dan profit. Program ini mampu meningkatkan kesejahteraan nasabah (Wellbeing).
Hal itu terbukti dengan meningkatnya pengetahuan dan kemampuan nasabah 65 persen atau sebanyak 226 nasabah dalam satu tahun untuk menabung dan berinvestasi. Sebanyak 226 nasabah memiliki kemampuan untuk memilah sampah anorganik sesuai dengan jenis dan nilainya.
Program ini juga mampu ikut serta menjaga kelestarian planet (Planet) dengan berkontribusi dalam mengurangi emisi CO2 sebesar 4,735 Ggr CO2-eq atau 0,005 Ton-CO2-eq. Program ini juga meningkatkan penyerapan jumlah sampah yang dikelola setelah didampingi mencapai 2.198 Ton per bulan pada 2022.
Bank Sampah Pintar juga berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat (People) dengan meningkatnya jumlah nasabah dari 6 orang (sebelum pendampingan) menjadi 74 orang (setelah pendampingan). Kemudian, jumlah tersebut meningkat hingga 226 nasabah pada 2022.
Masyarakat juga memiliki perubahan sikap terhadap sampah. Mereka memiliki kesadaran dalam pengelolaan sampah rumah tangga.
Bukan itu saja, program ini juga berhasil meningkatkan ekonomi (Profit) dengan meningkatnya kepemilikan aset fisik emas sebanyak 63,5 gram emas dalam kurun waktu 2 tahun (2020-2022). Selain itu, program ini juga berhasil meningkatkan pendapatan pengurus Bank Sampah Pintar mencapai Rp7.290.073.
Sementara itu, menurut perhitungan Social Return on Investment (SROI), dalam kurun 2020-2022, program Bank Sampah Pintar telah berjalan secara efektif dan efisien. Program ini telah menghasilkan dampak sosial yang melebihi biaya investasi (input) yang dikeluarkan.
Hal tersebut terbukti melalui nilai SROI selama kurun waktu tersebut yang mencapai angka 2,64. Artinya, setiap Rp1 yang diinvestasikan mampu memberikan rata-rata dampak sosial senilai Rp2,64.
Selain itu, menurut pengukuran Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), program ini memperoleh nilai 88,86 atau predikat Sangat Baik. Perhitungan SROI dan IKM ini dilakukan oleh pihak independen.
TJSL Berkelanjutan
Banyaknya manfaat dari TJSL MIND ID bagi masyarakat, tentu diharapkan terus dilanjutkan di masa datang. Terutama masyarakat Ring 1 maupun Ring 2 yang berdekatan dengan pusat bisnis MIND ID.
Jika masyarakat sekitar juga ikut sejahtera dengan keberadaan MIND ID di daerah mereka, masyarakat tentu akan menjaga perusahaan MIND ID, seperti menjaga harta berharga milik mereka.
Fasilitas-fasilitas umum seperti rumah ibadah, sarana olahraga masyarakat, hendaknya menjadi perhatian MIND ID untuk dijadikan lebih baik. Tentu saja, berbaur dengan masyarakat dalam berbagai perayaan hari-hari besar setempat, tentu juga akan menyambung tali hati menjadi lebih erat.
Bak kata pepatah, sebanyak engkau memberi, maka sebanyak itu pula kau akan menerima. Siapa yang menanam benih, maka ia akan memanen buah.
Jangan lelah untuk berbagi, karena dalam berbagi ada keberkahan dan silaturrahim yang akan terjalin erat. Sukses terus program TJSL MIND ID. (*)












