Tersedia Sebidang Tanah dan Mushala, MAN 3 Padang Pariaman Harapkan Gedung Asrama

Sebidang tanah dan sebuah mushala MAN 3 Padang Pariaman, menunggu pembangunan Gedung Asrama Murid. Kini tanah tersebut terus dibenahi masyarakat dan perantau dengan tenaga gotong royong. - Awal Piliang
Parik Malintang – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang Pariaman, melaksanakan Rapat Kordinasi Pendidikan (Rakordik) 2025/2026. Kegiatan dibuka Kepala MAN 3 Padang Pariaman Nur Aidi berlangsung sederhana, di ruang mushala sekolah tersebut, Kamis (11/9).
Hadir Kepala KUA IV Koto Aur Malintang Daswir, satuan Polsek IV Koto Aur Malintang, Kaur MAN 3 Padang Pariaman Renra, Ketua Komite Minas Sikumbang PMC Rajo, tokoh Agama, tokoh Adat, unsur pemuka masyarakat dan ratusan orangtua murid.
Ketua Komite Minas Sikumbang PMC Rajo, Senin (15/9) mengatakan, keluarga besar H. Sagi dan Zakirman menyerahkan sebidang tanah dan Mushala Cangkiang kepada MAN 3 Padang Pariaman untuk lokasi pembangunan gedung asrama murid MAN 3 Padang Pariaman, tanpa ganti rugi. Bantuan tersebut diterima Kepala MAN 3 Padang Pariaman ketika dipimpin H. Zaitul Makmur beberapa tahun lampau.
Mushala Cangkiang terletak diatas sebidang tanah tersebut, secara otomatis nama mushala Cangkiang diganti dengan nama Mushala MAN 3 Padang Pariaman, berjarak sekitar 100 meter lebih arah barat dari MAN 3 Padang Pariaman tersebut.
Minas Sikumbang PMC Rajo meminta, warga Kecamatan IV Koto Aur Malintang dan perantau diharuskan ikut menyumbangkan sebagian dananya untuk membangun geduang Asrama MAN 3 Padang Pariaman tersebut.
Permukaan sebidang tanah tersebut telah dibenahi masyarakat dan murid MAN 3 Padang Pariaman dengan tanaga gotong royong sejak setahun lapau, disebabkan permukaan tanah tersebut bergelombang dan miring, tidak datar.
Dalam kesempatan itu, Komite MAN 3 Padang Pariaman menetapkan beberapa program kerja Tahun Ajaran 2025/2026, diantaranya orangtua murid diharuskan ikut menyumbangkan dananya untuk pembangunan asarama, Menindak murid nongkorong di warung saat jam belajar tengah berlangsung di sekolah dan Murid diharuskan menitipkan HP Android kepada guru di sekolah.
Kepala MAN 3 Padang Pariaman Nur Aidi mengatakan, bahwa dia memberikan apresiasi dan terimakasih kepada Ketua dan anggota Komite menetapkan program kerja pendidikan tahun ajaran 2025/2026.
MAN 3 Padang Pariaman mendidik 202 murid dengan 34 guru dan pegawai, melaksanakan proses kegiatan belajar dan mengajar 5 hari dalam setiap minggu. Murid masuk ruang belajar pukul 7.30 dan dan keluar pukul 14.00.
Sebelum mengikuti kegiatan belajar dan kegiatan mengajar, murid diharuskan menitipkan HP Android kepada guru di dalam kelas. HP Android tersebut dikembali guru kepada pemiliknya beberapa menit sebelum murid tersebut keluar kelas.
Murid diharuskan ikut melaksanakan shalat Zuhur berjemaah dan melaksanakan shalat Ashar berjemaah di mushala sekolah.
Setiap Sabtu murid diharuskan mengikuti latihan Pramuka dan latihan Droomband. Setiap Jumat siang, murid mengikuti latihan Tahfiz Quran, latihan kesenian Nasyid dan latihan Robotik di sekolah.
Terus, MAN 3 Padang Pariaman mengharapkan 8 kamar WC murid, kini tersedia 4 kamar, mengharapkan tambahan 4 kamar WC murid lagi. Sementara 4 kamar WC murid tersedia tak layak pakai, membutuhkan perbaikan. (awl)