LUBUK BASUNG.
Tambak udang milik Rika Rahim di Jorong Pasie Paneh Nagari Tiku Selatan Tanjung Mutiara kabupaten Agam dimasuki buaya. Diduga buaya itu menyasar masuk tambak, karena lokasi tambak dengan habitat buaya berdekatan.
Gangguan buaya itu telah dilaporkan oleh pengelola tambak kepada pihak berwenang yaitu Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Agam.
Kepala Resort BKSDA Agam Ade Putra, Selasa (5/7) menjelaskan, Jajaran BKSDA Agam sudah menerima laporan dari pengelola tambak udang dan sudah meneruskan laporan ini kepada tim Wildlife Resque Unit (WRU) BKSDA Sumbar untuk ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku.
“Tentang jadwal turun tim tersebut masih menunggu dan disesuaikan dengan jadwal yang dimiliki,”katanya.
Pihaknya hanya sebatas menyampaikan hasil laporan yang diterima.Tapi pengelola Tambak Udang Rika Rahim berharap laporan yang disampaikan disikapi oleh lembaga tersebut,agar hewan buas tersebut dapat dikeluarkan dari tambak guna menghindari kerugian yang lebih besar.
<span;>Sementara itu Walinagari Tiku Selatan Ismardi telah menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar waspada dan berhati hati di kawasan tersebut, karena terdapat habitat buaya beberapa meter dari lokasi tambak.
“Untuk mengantisipasi terjadinya hal yang membahayakan masyarakat, pihak nagari akan memasang pagar di lokasi tersebut,” katanya.
Di dekat lokasi itu ada sebuah Sekolah Dasar. ” Kita berharap para guru dan orang tua mengawasi anak anak dan waspada, jangan mendekati tambak karena buaya bisa saja menyerang manusia ” ujarnya. (M.Khudri)












