Solok  

Tabligh Akbar Maulid Nabi di Kabupaten Solok, Bupati Ajak ASN Teladani Rasulullah dan Perkuat Kepedulian Sosial

 

AROSUKA – Pemerintah Kabupaten Solok menggelar Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Darussalam Islamic Center, Senin (31/8/2026). Kegiatan mengangkat tema “Maulid Nabi dan Refleksi Kebencanaan: Membangun Kesadaran Ekologis Berbasis Sunah Rasul.”

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I., Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu, S.Si., M.Si., Ketua GOW Kabupaten Solok Ny. Lian Octavia Candra, S.Pd., Pj. Sekretaris Daerah Masheri Yanda Boy, SH, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok, Kepala BAZNAS Kabupaten Solok, para kepala OPD, camat se-Kabupaten Solok, serta ASN di lingkungan Pemkab Solok.

Dalam sambutannya, Bupati Jon Firman Pandu mengajak seluruh ASN menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum untuk memperkuat keteladanan dalam menjalankan kehidupan maupun tugas sebagai aparatur negara.

Menurutnya, nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW harus menjadi pedoman bagi ASN dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan pembangunan.

“Peringatan Maulid Nabi ini mudah-mudahan menjadi pengingat bagi kita untuk mengetahui dan menjadikan Rasulullah sebagai panutan dalam kehidupan. Sebagai aparatur, kita harus memberikan yang terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara dengan kebersamaan,” ujar Jon Firman Pandu.

Baca Juga  Tambah 40 Orang Kasus Baru Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Solok

Ajak ASN Peduli Korban Gempa NTT

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan keprihatinan atas bencana gempa bumi yang melanda masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia mengajak jajaran pemerintah daerah dan ASN menunjukkan kepedulian dengan membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak.

Menurutnya, solidaritas terhadap korban bencana merupakan tanggung jawab bersama sebagai sesama umat dan anak bangsa. Karena itu, ia turut menggalang kepedulian melalui sumbangan dari jajaran ASN dan pihak terkait.

Tak hanya berupa donasi, Bupati juga mendorong agar bantuan dapat melibatkan produk UMKM Kabupaten Solok, termasuk makanan khas daerah.

“Kita akan membantu saudara-saudara kita. Kalau bisa, kita juga bawa produk UMKM kita, sehingga kepedulian ini sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan UMKM Kabupaten Solok,” katanya.

Menurut Bupati, langkah tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat ganda, yakni membantu masyarakat terdampak bencana sekaligus memperkenalkan produk lokal Kabupaten Solok ke daerah lain.

ASN Diminta Perkuat Pelayanan kepada Masyarakat

Lebih lanjut, Jon Firman Pandu mengingatkan ASN untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya serta menjaga situasi tetap kondusif di wilayah masing-masing.

Baca Juga  Bupati Solok Tinjau Sawah Terdampak Banjir Bandang di Kayu Aro, Perintahkan Percepatan Pemulihan

Ia menegaskan, aparatur negara memiliki peran penting dalam memastikan pelayanan publik berjalan optimal, termasuk menjangkau masyarakat yang berada jauh dari pusat pemerintahan.

“Teruslah layani masyarakat sekitar. Mari kita tetap semangat dan bersama-sama menjalankan mandat untuk kepentingan masyarakat,” pesannya.

Empat Sifat Rasul Jadi Teladan ASN

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ust. Jhoni Al Annas, MA mengajak jamaah menjadikan momentum kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai sarana melahirkan generasi dan pemimpin yang berakhlak mulia.

Ia mengangkat empat sifat wajib Rasulullah SAW, yakni Siddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathonah, yang dinilainya sangat relevan diterapkan ASN dalam menjalankan tugas dan pelayanan publik.

“Kita merupakan orang-orang yang cerdas, namun melalui momentum kelahiran Nabi Muhammad SAW ini semoga juga melahirkan pemimpin-pemimpin yang jujur, amanah dan istiqomah,” pesannya.

Melalui Tabligh Akbar tersebut, Pemkab Solok berharap peringatan Maulid Nabi tidak berhenti sebagai kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat karakter aparatur, kepedulian sosial, semangat gotong royong, serta komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Yen)