Padang  

SPPG ALINIA Padang: Dapur Berbintang MBG, Menjamin Gizi Seimbang dan Higienis

PADANG – Di tengah gairah pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), perhatian publik tertuju pada dapur-dapur produksi yang menjadi jantung distribusi. Salah satunya, Sentra Pengolahan dan Penyajian Gizi (SPPG) ALINIA Padang, yang tidak hanya mengolah makanan, tetapi juga menjadi benteng pertahanan gizi dan kebersihan. Dapur ini secara ketat menerapkan standar kebersihan menyeluruh untuk menjamin setiap porsi yang disajikan aman, lezat, dan kaya nutrisi.

Di ruang dapur SPPG ALINIA Padang yang terletak di Kompleks Filano Jaya 1 Blok B2 Nomor 7, Parak Karakah, aktivitas pengolahan makanan berlangsung teratur dari pagi hingga siang hari. Para staf dan relawan terlihat mengenakan perlengkapan higienis, mulai dari masker, penutup rambut, hingga sarung tangan. Semua proses makanan dilakukan dengan disiplin penuh guna menjaga mutu dan mencegah kontaminasi silang.

Keamanan pangan menjadi prioritas utama di SPPG ALINIA Padang. Prinsip dapur higienis diwujudkan melalui pemisahan area yang tegas antara bahan mentah dan matang. Langkah ini krusial dalam pencegahan kontaminasi silang. Rutinitas sanitasi peralatan dengan air bersih dan disinfektan aman dilakukan secara berkala. Selain itu, kebersihan personal, terutama praktik mencuci tangan yang benar, menjadi aturan wajib bagi seluruh staf dan relawan.

Kepala SPPG, Sulthan Syukmana Epsayan, S.M., menjelaskan bahwa keamanan pangan merupakan prinsip utama. “Kami ingin setiap porsi yang keluar dari dapur ini benar-benar aman, bersih, dan bergizi. Karena ini bukan sekadar memasak, tetapi memastikan kesehatan banyak orang,” ujarnya. Proses cuci tangan sebelum dan sesudah mengolah makanan pun menjadi kewajiban bagi seluruh anggota tim.

Lebih dari itu, keamanan pangan diperkuat dengan penyimpanan bahan makanan dengan suhu yang tepat dan cara yang sistematis. Gudang penyimpanan dirancang untuk menjaga kualitas bahan baku hingga saat pengolahan. Infrastruktur dapur juga dipilih dengan mempertimbangkan kemudahan pembersihan dan desain minim celah untuk meminimalisasi risiko hama, menjamin lingkungan kerja yang steril dan sesuai standar keamanan pangan.

Baca Juga  Dikpora Kota Pariaman Terima Masukan soal Pemberian Makanan Bergizi Gratis

Fokus utama SPPG ALINIA Padang adalah mendukung program MBG,. Penyajian menu harus memenuhi gizi seimbang, aman, dan diperkaya dengan nutrisi esensial bagi tumbuh kembang janin dan kesehatan ibu. Setiap porsi dirancang agar kaya akan protein, zat besi, kalsium, folat, dan omega-3, menjamin asupan optimal selama masa kehamilan.

Sementara untuk ibu menyusui, porsi yang disiapkan diperkaya dengan makanan tinggi protein, lemak sehat, dan serat tinggi untuk mendukung pemulihan pascapersalinan dan produksi ASI. Tidak hanya makanan, SPPG ALINIA juga berperan dalam edukasi melalui konseling gizi yang mengajarkan prinsip ‘Isi Piringku’ secara lengkap—tinggi energi, karbohidrat, protein, lemak, dan cukup serat, disajikan dengan cara yang menarik.

Variasi menu adalah kunci. Sumber karbohidrat utama, seperti nasi, dipadukan dengan berbagai olahan protein yang menggugah selera. Mengusung menu pangan lokal daerah setempat, protein hewani seperti ikan diolah menjadi balado, asam padeh, dan katsu. Daging ayam pun disajikan dalam bentuk favorit seperti rendang, geprek, atau digoreng, sementara telur diolah menjadi balado, bumbu, atau kuah kari.

Asupan serat dan vitamin dipenuhi dari sajian sayuran segar yang diolah menjadi orak-arik dan tumisan. Bahan-bahan lokal seperti buncis, wortel, sawi, kacang panjang, labu siam, hingga jagung manis selalu tersedia. Untuk penutup dan asupan vitamin C, buah-buahan bervariasi dari jeruk manis, salak, anggur, kelengkeng, hingga pisang, menjamin hidangan yang lengkap dan menarik.

Baca Juga  Diduga Perkosa Adik Ipar Sejak SD Hingga SMA, BH Diringkus Polisi

Total paket MBG yang diproduksi oleh SPPG ALINIA Padang setiap hari mencapai angka signifikan, yaitu 2.502 porsi. Jumlah ini didistribusikan ke tiga titik utama di kawasan Padang Timur: SD Kartika 1-10 (392 porsi), SD Kartika 1-11 (628 porsi), dan SMK N 2 Padang (1.482 porsi), yang semuanya berlokasi di sekitar Jalan Sisingamangaraja dan Simpang Haru.

Kesuksesan penyaluran porsi sebanyak itu tak lepas dari dedikasi tim di SPPG ALINIA Padang. Total 50 anggota terlibat dalam operasional harian, yang terdiri dari 3 staf inti (Kepala SPPG, Ahli Kesehatan/AK, Ahli Gizi/AG) dan 47 relawan yang bersemangat. Kolaborasi antara keahlian profesional dan energi relawan menjadi motor penggerak di dapur ini.

Tingginya standar kebersihan dan keamanan pangan yang diterapkan di SPPG ALINIA Padang sejalan dengan potensi untuk meraih penghargaan tertinggi dalam program ini: “Bintang MBG”. Penghargaan ini diberikan secara khusus bagi dapur yang terbukti higienis dan aman, menjadi simbol komitmen kualitas yang terus dikejar oleh Kepala SPPG, Sulthan Syukmana Epsayan, S.M.

Di bawah kepemimpinannya, SPPG ALINIA Padang telah memposisikan diri sebagai pusat penyedia makanan bergizi yang terpercaya. Melalui penerapan protokol kebersihan yang ketat, mulai dari pemisahan area hingga sanitasi rutin, serta fokus pada menu gizi seimbang berbasis pangan lokal yang kaya nutrisi, SPPG ALINIA Padang berhasil membangun citra baik sebagai dapur percontohan.

Mereka tidak hanya memberi makan, tetapi juga berinvestasi pada kesehatan generasi masa depan, selaras dengan tujuan luhur Program Makan Bergizi Gratis. (Benk)