Semen Padang FC Menang di Kandang Badak Lampung

  • Whatsapp
Padang - Semen Padang FC dipastikan melaju ke-babak semifinal Liga 2 usai menang dramatis atas Kalteng Putra dengan skor 3-1 di Stadion H. Agus Salim, Padang, Senin (19/11). Meski bermain dikandang sendiri, Hengki Ardiles cs harus bekerja sangat keras. Pasalnya, sejumlah peluang sering kali dimentahkan pemain bertahan Kalteng Putra. Alih-alih fokus menyerang, anak asuh Syafrianto Rusli kebobolan lebih dulu lewat serangan balik cepat Kalteng Putra. Wirahadi mampu meperdaya sang penjaga gawang SPFC Rendi Oscario dimenit 31. Dipenghujung babak pertama, pada waktu tambahan, Semen Padang FC mampu mengejar ketertinggalan berkat hadiah Penalti. Cingi M yang dipercaya sebagai algojo dengan mudah menyarangkan bola ke gawang. Memasuki babak kedua, Semen Padang FC yang memiliki motivasi berlipat untuk lolos terus menggempur. Alhasil, pada menit 62 pemain bertahan Kalteng putra kembali membuat kesalahan yaitu handsball. Cingi kembali sukses menjalankan tugasnya. SPFC memimpin dengan skor 2-1. Kerja keras Rudi Doang sebagai gelandang akhirnya terbayarkan setelah umpan matangnya yang beberapa kali mentah mapu dikonversi menjadi gol oleh Novriansyah pada menit 90 + 2. skor 3-1 Meski kalah dari SPFC, Kalteng Putra dipastikan tetap lolos karena di laga lain PSMP Mojokerto takluk dari Aceh dengan skor 3-2. Itu artinya yang lolos ke semifinal Grup A adalah Semen Padang FC dan Kalteng Putra dengan torehan masing-masing 10 poin. rahmat

PADANG- Kemenangan tandang perdana akhirnya dibukukan skuad Semen Padang FC. Bertandang ke markas Perseru Badak Lampung FC (BLFC), pekan ke-22 Liga 1 pada Sabtu (5/10) sore di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Bandar Lampung, Kabau Sirah menuntaskan perlawanan Laskar Saburai 1-0.

Satu-satunya gol pasukan Eduardo Almeida diciptakan Vanderley Fransisco pada menit 88. Gol pemain asing asal Brasil itu cukup indah. Umpan lambung Mariando Uropmabin yang masuk menggantikan Dedi Hartono pada menit 79 dari sisi kiri gawang BLFC disambut sepakan terukur Vanderley.

Baca Juga

Duel yang berlangsung keras itu sebetulnya tidak terlalu kencang. Wasit Agus Fauzan Arifin mengeluarkan masing-masing empat kartu kuning untuk kedua kubu.

Semen Padang FC yang memainkan skema 3-4-3 itu mampu mengantisipasi pola permainan 5-3-2 yang diusung kubu tuan rumah.

Tercatat di babak pertama peluang Semen Padang FC ada dua peluang gol. Sayang, peluang itu gagal dikonversikan oleh Karl Max Barthelemy, Vanderley bahkan Irsyad Maulana.

Penampilan lini belakang Kabau Sirah dengan menduetkan Syaeful Anwar dengan il-capitano Dedi Gusmawan mampu membuat para penyerang BLFC frustasi seperti Hariyanto Panto dan Suhadi plus ditopang pemain asing Fernandinho Junior.

Tidak mampunya trio striker itu masuk ke dalam kotak penalti Teja Paku Alam membuat mereka frustasi dan memancing emosi Syaeful Anwar yang sore itu bermain cukup taktis.

Startegi juru taktik Eduardo Almeida memasukkan Vendry Mofu, Manda Cingi dan Mariando Uropmobin dipertengahan babak kedua jitu. Lini tengah pasukannya kembali mampu merepotkan barisan belakang BLFC yang dikoordinir dua legiun asing seperti Bojan Malisic dengan Antony Paul Golec.

Pada menit-menit akhir tepatnya 89 Semen Padang FC hampir saja menggandakan keunggulan apabila ketenangan yang dimiliki Karl Max.

Hingga tiga menit tambahan waktu yang diberikan wasit Agus Fauzan Arifin papan skor 0-1 untuk tim tamu, Semen Padang FC tidak berubah.

Sayang, tambahan tiga angka untuk Semen Padang FC itu belum bisa mengangkat posisi juru kunci klasemen sementara. Pasalnya, di waktu bersamaan Barito Putera mampu menahan imbang 1-1 Kalteng Putra di Stadion Pahoe, Kalteng.

Kini pasukan Kabau Sirah telah membukukan 19 poin terpaut satu angka atas Barito Putera serta tiga tim lainnya yakni Kalteng Putra, Persela Lamongan dan Persija yang mendulang 20 poin.

Laga berikut Semen Padang bakal kembali tandang. Memainkan laga tunda putaran pertama kontra Persija pada 16 Oktober mendatang di Stadion Patriot Chandrabraga, Bekasi. (dede)

Berita Terkait