PADANG – Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, memberikan catatan penting dalam momen refleksi satu tahun kepemimpinan Wali Kota Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir.
Menegaskan peran vital legislatif, Muharlion menyerukan penguatan konsolidasi lintas lembaga agar program pembangunan bukan sekadar janji, melainkan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh warga Kota Padang.
Menandai satu tahun perjalanan duet kepemimpinan Fadly Amran dan Maigus Nasir, Gedung Youth Center menjadi saksi penegasan komitmen pembangunan Kota Padang pada Jumat (20/2/2026). Dalam acara bertajuk “Satu Tahun Kepemimpinan, Satujuan untuk Kejayaan Kota Padang” tersebut, Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, hadir memberikan arahan strategis.
Menurut Muharlion, satu tahun pertama merupakan fase fondasi yang sangat krusial. Ia menekankan bahwa refleksi ini harus menjadi ajang evaluasi objektif, bukan sekadar seremoni tahunan.
Dalam sambutannya di hadapan unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, dan akademisi, Muharlion menegaskan bahwa sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kota (Pemko) adalah kunci utama kemajuan daerah.
“Refleksi ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum konsolidasi dan penguatan komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif demi memastikan pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Muharlion.
Ia menambahkan bahwa DPRD akan tetap berada pada garda terdepan dalam menjalankan fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi. Hal ini bertujuan agar setiap program prioritas—mulai dari infrastruktur hingga pelayanan publik—berjalan efektif dan tepat sasaran.
Acara yang berlangsung khidmat ini juga menjadi ruang bagi Wali Kota Fadly Amran untuk memaparkan capaian yang telah diraih. Namun, Muharlion mengingatkan bahwa tantangan ke depan dalam mewujudkan Padang sebagai kota yang maju, religius, dan berdaya saing masih memerlukan kerja keras kolektif.
“Sinergi yang solid menjadi kunci. Kita ingin memastikan arah kebijakan strategis lima tahun ke depan selaras dengan kebutuhan masyarakat di akar rumput,” lanjutnya.
Selain agenda evaluasi, kegiatan ini dirangkai dengan buka puasa bersama. Momen ini dimanfaatkan Muharlion untuk berdialog santai dengan berbagai elemen, mulai dari pelaku usaha, insan pers, hingga generasi muda yang hadir.
Kehadiran seluruh tokoh lintas sektor ini menunjukkan adanya dukungan kuat terhadap stabilitas politik dan pembangunan di Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat tersebut. (*)












