Ratusan Masyarakat Pasaman Barat Jadi Korban Penipuan Bodong Lewat Aplikasi SnapBoost

Aplikasi SnapBoost

Pasaman Barat, Singgalang– Ratusan masyarakat Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) diduga menjadi korban penipuan investasi bodong melalui aplikasi SnapBoost. Diperkirakan sebanyak 700 orang terdampak dengan total kerugian mencapai lebih dari Rp2 miliar.

Salah seorang koordinator wilayah, Atik, Rabu (22/4) menyampaikan, permasalahan mulai mencuat setelah acara pemberian bonus yang dijadwalkan pada 12 April 2026 di Nganjuk gagal terlaksana. Sejak saat itu, akses ke aplikasi SnapBoost tiba-tiba tidak dapat dibuka.

“Sejak gagal acara bonus tanggal 12 April, di Nganjuk link SnapBoost langsung tertutup dan tidak bisa diakses lagi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, para korban yang tergabung secara nasional saat ini tengah melakukan upaya hukum. Di antaranya dengan melaporkan kasus tersebut ke Polres Nganjuk, sebagai pusat koordinasi pelaporan.

Sementara itu, untuk wilayah Pasaman Barat, pihaknya juga berencana segera membuat laporan resmi ke Polres setempat. Langkah tersebut dilakukan guna memperjelas status hukum dan menuntut pertanggungjawaban pihak terkait.

Baca Juga  Sidak ke UTP Air Runding, Dewan: Tujuh Tahun Tetap 400 Ekor, Sapinya Mandul? 

Selain itu, koordinator wilayah Sumatera Barat disebut telah lebih dulu mengajukan laporan secara online sejak beberapa hari terakhir.

Atik menuturkan, investasi SnapBoost telah berjalan selama beberapa bulan di Pasbar dan sempat menarik minat masyarakat. Hal ini karena sejumlah anggota sebelumnya mengaku telah menerima keuntungan dan bahkan menambah nilai investasinya.

Namun, sejak pertengahan April 2026, seluruh aktivitas dalam aplikasi tersebut terhenti. Akun para pengguna tidak lagi dapat diakses, sehingga menimbulkan kepanikan di kalangan investor.

Ia juga mengungkapkan, pihak SnapBoost sebelumnya menjanjikan berbagai hadiah menarik bagi anggota yang meningkatkan investasi pada awan bulan April. Di antaranya, investasi sekitar Rp75 juta dijanjikan bonus satu unit mobil Brio.

Baca Juga  Menjaga Keamanan Digital Anak-anak

Kemudian, untuk investasi Rp100 juta dijanjikan bonus mobil Suzuki SX7 sementara investasi sekitar Rp16 juta mendapat bonus satu unit sepeda motor Scoopy, investasi Rp 36 juta, memperoleh hadiah sepedamotor PCX dan investasi Rp 250 juta akan mendapat bonus satu unit mobil Pajero tanpa ada potongan saldo. Nilai investasi yang ditawarkan bahkan bervariasi hingga mencapai miliaran rupiah.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, mentor SnapBoost Pasaman Barat berinisial AD tidak memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi melalui telepon seluler tidak direspons hingga berita ini diturunkan.

Dengan beragam kasusus investasi bodong diharapkan menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran investasi dengan iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat. Aparat penegak hukum diharapkan segera menindaklanjuti laporan para korban. (Arafat)