PARIAMAN – Rafi Mulya asal Kota Pariaman yang menjadi terbaik Tilawah Dewasa Putra ketika MTQ ke 38 tahun 2019 di Kota Solok , didapuk sebagai pembaca ayat suci Al-Quran di mimbar utama, menjelang Dirjen Bimas Islam Kamenag RI membuka MTQ ke 39 di Kota Padang Panjang.
Pembukaan MTQ ke 39 tingkat Provinsi Sumbar dibuka secara resmi oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas islam) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, M.A, di GOR Khatib Sulaiman, Kota Padang Panjang, Sabtu malam (13/11).
Hadir ketika Pembukaan MTQ tersebut, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansyarullah, Wakil Gubernur Sumbar, Audi Joinaldi, Ketua DPRD Sumbar, Supardi, Forkopimda Sumbar, Ketua MUI Sumbar, Gusrizal Gazahar, Bupati dan Walikota se Sumbar, Forkopimda Kota Padang Panjang, serta tamu undangan dan masyarakat Kota Padang panjang khususnya.
Dirjen Bimas Islam Kemenag RI, Kamaruddin Amin mengucapkan terimakasih kepada Walikota Padang Panjang dan Gubernur Sumbar yang telah sukses menggelar MTQ Nasional ke 39 Provinsi Sumbar. Waalaupun dalam keadaan angin kencang dan hujan ringan, masyarakat yang cukup tumpah ruah di lokasi acara dan tidak beranjak untuk meramaikan event 2 tahunan ini.
“Sumbar terkenal dengan adat dan budayanya yang kental dengan nuansa islami, semoga dengan kegiatan MTQ ke 39 ini, semakin meningkatkan keimanan kita dan semakin mencintai alquran sebagai landasan hidup,” ujarnya.
Sementara itu Walikota Pariaman, Genius Umar mengatakan, dirinya optimis terhadap kemampuan kafilah utusan Kota Pariaman. Salah satu yang cukup dibanggakan dan jadi catatan sejarah di MTQ ke 39 di Padang Panjang, Rafi Mulya, kafilah Kota Pariaman didapuk membacakan ayat suci Al Quran, menjelang dilangsungkan perlombaan.
Walikota juga berharap kafilah Kota Pariaman mampu mengharumkan nama Kota Pariaman pada MTQ kali ini, dan bisa memperoleh hasil terbaik, seperti yang pernah Kota Pariaman dapat Pada MTQ ke 37 tahun 2017 lalu, dimana Kota Pariaman mampu menjadi runner up, ungkapnya.
Disamping itu, Walikota mengingatkan Kafilah, Pelatih dan official menjaga stamina dan istirahat yang cukup. Terutama kafilah mengikuti perlombaan dalam kondisi prima supaya dapat memperoleh hasil seperti yang diharapkan bersama. (agus)












